Seorang siswa korban penculikan di Nigeria menangis saat bertemu keluarga. (Foto: AMINU ABUBAKAR/AFP)
Penculikan siswa sekolah di Nigeria pertama kali dilakukan oleh kelompok bersenjata Boko Haram dan Negara Islam Provinsi Afrika Barat, tetapi taktik tersebut kini telah diadopsi oleh kelompok lainnya.
Pada bulan Februari, Presiden Muhammadu Buhari mendesak pemerintah negara bagian untuk meninjau kembali kebijakan penanganan para bandit. Langkah memberikan uang tebusan dan kendaraan kepada para bandit dinilai menjadi bumerang.
Kasus penculikan paling besar terjadi pada tahun 2014. Lebih dari 270 siswi yang diculik oleh Boko Haram dari kota Chibok. Sekitar 100 dari mereka masih hilang. (Suara.com)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Komnas HAM Boneka Keluarga Cendana dan Lindungi Teroris Papua?
-
Keji! KKB Papua Kembali Berulah, Kali Ini Bakar Sekolah dan Puskesmas
-
16 Tentara Nigeria Tewas Diserbu Kelompok Bersenjata
-
31 Warga Kolombia Tewas Diserang Kelompok Bersenjata
-
Teror Serangan Boko Haram Tewaskan 18 Orang di Nigeria
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi