Setelah menjalani perjalanan yang cukup panjang di bawah terik matahari dan mampir di setiap pos pengamanan dan pelayanan yang ada di sepanjang jalur tersebut akhirnya rombongan sampai di pos penyekatan.
Sampai di sana, Kombes Pol Yofie langsung melakukan rapat dengan petugas yang berjaga di pos tersebut untuk menyerap aspirasi terkait situasi dan kondisi di wilayah tersebut. Selain itu dirinya memberikan arahan dan motivasi kepada petugas agar tetap semangat dalam menjaga wilayah perbatasan.
Setelah melakukan rapat, Kombes Pol Yofie melakukan panggilan video dengan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto yang disaksikan petugas pos perbatasan memberikan laporan secara langsung.
Melalui panggilan tersebut Kapolda menyaksikan langsung kondisi pos perbatasan dan memberikan semangat serta arahan kepada perosonel yang bertugas di lapangan.
"Kita minta petugas terus bersemangat dalam menjalankan tugas di perbatasan. Kunci kita menang dalam masa pandemi ini ada di perbatasan, jika lengah maka penyebaran Covid-19 bisa meningkat," kata dia.
Selepas itu rombongan memberikan paket untuk personel yang bertugas di lapangan sebagai penyemangat dalam menjaga wilayah perbatasan dari pemudik yang ingin melintas.
Tak hanya perbatasan Bengkulu, Dirlantas Polda Sumbar bersama jajaran juga melakukan tur sepeda motor ke pos perbatasan di Kabupaten Solok Selatan yang berbatasan dengan wilayah Kerinci Provinsi Jambi.
Rombongan tur sepeda motor ini harus menyusuri terjalnya pendakian jalur Padang menuju Solok. Kemudian melintasi hamparan kebun teh di Alahan Panjang nan dingin aduhai. Selain hawa sejuk tentu pemandangan alam indah terhampar di jalur tersebut hingga Kabupaten Solok Selatan.
Sesampai di Solok Selatan, rombongan berhenti di kawasan Seribu Rumah Gadang di Solok Selatan untuk melihat kondisi Kampung Tertib Lalu Lintas serta menyapa warga yang ada di sana.
Baca Juga: Road Rage Driver Ogah Mobil Diputarbalik: Ternyata Bukan Staf PSSI
Setelah melepas penat, rombongan akhirnya melanjutkan dengan perjalanan ke pos perbatasan dan bertemu langsung dengan personel gabungan yang bertugas di sana.
Ketika menyelesaikan kunjungan, Dirlantas Polda Sumbar serta rombongan kembali menunggangi motor mereka dan pulang ke Kota Padang menyusuri jalur yang telah mereka lalui sebelumnya.
Vitalnya peran personel di Pos Perbatasan menjadi perhatian tersendiri buktinya hingga hari kedelapan penyekatan Polda Sumbar mencatat ada 1.573 kendaraan yang membawa 8.023 penumpang yang disuruh putar balik saat larangan aturan mudik di pos perbatasan.
"Kita mengunjungi pos perbatasan untuk melihat kondisi personel yang bertugas serta kesiapan mereka dalam menyekat wilayah perbatasan. Kita memberikan support kepada mereka dalam bertugas serta arahan agar sukses menjalankan tugas hingga akhir Operasi Ketupat Singgalang nantinya," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Hari Pertama Lebaran 167 Kendaraan Disekat di Temon, 41 Diminta Putar Balik
-
Situasi Lalu Lintas di Pos Penyekatan Mudik Kedungwaringin Malam Ini
-
Pos Penyekatan Mudik Bekasi Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Jelang Lebaran, Bobby Nasution Tinjau Langsung Penyekatan Batas Kota
-
Polda Sumbar Usut Kasus Tewasnya 8 Penambang Emas Liar di Solok Selatan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD
-
Bus Alisman Kecelakaan di Padang, 8 Orang Terluka
-
Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP
-
Kebakaran Hanguskan 15 Toko di Pasar Kayu Tanam Padang Pariaman