SuaraSumbar.id - Facebook dilaporkan tengah menguji fitur integrasi antar platform untuk aplikasi percakapan. Kedua aplikasi yang akan terhubung itu adalah WhatsApp dan Facebook Messenger versi Android.
Hal ini pertama kali ditemukan oleh peneliti media sosial asal Italia Alessandro Paluzzi. Ia telah menemukan beberapa perubahan tersembunyi yang ada di WhatsApp dan Facebook Messenger.
Menurutnya, kedua platform messenger tersebut memang belum terintegrasi hingga saat ini. Namun, Paluzzi memperlihatkan sebuah gambar yang menghubungkan percakapan WhatsApp dengan berlatar Facebook Messenger.
Selain itu, fungsi integrasi antar aplikasi ini juga masih bersifat opsional. Artinya, pilihan untuk menyambungkan percakapan di WhatsApp dan Facebook Messenger bisa ditentukan pengguna seperti yang ada di Messenger dan Direct Message Instagram.
"Saya juga akan menunjukkan lagi bahwa ini sepenuhnya opsional. Faktanya, anda sekarang dapat memilih untuk tetap menonaktifkan koneksi antara Instagram dan Facebook. Hal yang sama akan mungkin terjadi di WhatsApp," jelas Paluzzi, dikutip dari India Today, Selasa (20/4/2021).
Selain itu, jika pengguna tidak mau menghubungkan akun WhatsApp dengan Facebook, mereka tetap masih bisa menggunakan layanan WhatsApp tanpa batasan apapun.
"Beberapa fitur yang telah diterapkan di Facebook Messenger (seperti message reaction) kemungkinan besar juga akan hadir di WhatsApp," tambahnya.
Fitur cross chat ini sebenarnya sudah ada sejak Oktober lalu. Saat itu, fitur lintas aplikasi Instagram dan Facebook Messenger telah diresmikan. Pengguna bisa memilih apakah mereka mau menerima permintaan pesan atau langsung mendapat semua akses.
Jika fitur cross chat diaktifkan, maka lawan bicara yang dikirimi pesan di Facebook dan Instagram dapat melihat status aktif mereka. Selain lintas chat, pembaruan ini juga menghadirkan beberapa fitur dari Facebook Messenger ke Instagram. (Suara.com)
Baca Juga: Chat di WhatsApp dan Facebook Messenger akan Terhubung
Berita Terkait
-
533 Juta Data Pribadi Pengguna Facebook Dijual Bebas di Telegram
-
Pakar Keamanan Sebut Aplikasi Ini Lebih Aman dari Facebook Messenger
-
Perhatian! Data-data Ini Diketahui Facebook Messenger
-
Pakar Keamanan Sebut WhatsApp Lebih Aman dari Facebook Messenger
-
Sebelum Kapal Tenggelam di Korsel, Devi Kirim WA ke Istri, Ini Isi Chatnya
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta
-
Rekayasa Arus Sumbar-Riau Diperpanjang hingga Malam Ini, Polisi Fokus Antisipasi Lonjakan Arus Balik
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari