Ilustrasi marah-marah di telpon (pexels/Moose Photos)
Jadi, sangat mudah mengaitkan operasi testosteron dengan atribut negatif, seperti perilaku anak nakal dan agresi.
Tetapi, penelitian telah membuktikan bahwa peningkatan kadar testosteron pada pria dapat menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak menguntungkan.
Berita Terkait
-
Untuk Diingat, Memprioritaskan Diri Sendiri Tidak Selalu Berarti Egois
-
Inilah Saat-saat yang Tepat Kamu Boleh Bersikap 'Egois'
-
Mencintai Diri Sendiri adalah Tindakan Egois, Betul atau Salah?
-
Ayah YouTuber Nessie Judge Tegur WNA di Bali Soal Prokes: Malah Diketawain
-
Pria Harus Tahu, Ini 6 Cara untuk Meningkatkan Hormon Testosteron
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun
Pilihan
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
Terkini
-
BRI Peduli Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah
-
BRI Perkuat Koperasi Desa untuk Dukung Usaha dan Pangan Lokal Lewat BRILink Agen
-
BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026
-
BRILink Agen Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Layani Masyarakat hingga Pelosok Negeri
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal