SuaraSumbar.id - Sebanyak 25 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatra Barat (Sumbar) positif terpapar Covid-19 setelah menjalani libur panjang.
Puluhan praja tersebut terungkap positif Corona sesudah menjalani tes swab.
Terkait hal itu, beredar informasi bahwa praja-praja yang positif itu menjalani isolasi di dalam kampus dan dibiarkan bergabung dengan praja lain yang negatif.
Informasi itu beredar melalui via WhatsApp. Bahkan dalam pesan itu dikatakan bahwa pihak IPDN tidak mematuhi prosedur protokol kesehatan dan tidak berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Sumbar.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal menepis informasi itu. Bahwasanya pihak IPDN telah menerapkan protokol kesehatan dan menjalani sesuai prosedur.
"Jadi, mereka kemarin itu habis liburan. Sebelum masuk kampus, mereka rapid tes antigen di daerahnya masing-masing. Bagi yang reaktif, tidak diperbolehkan balik ke kampus," kata Jasman, Minggu (28/2/2021).
Kemudian pihak kampus, kata dia, karena memiliki prokes yang ketat, praja kembali menjalani tes PCR (swab) meskipun hasil rapid tes antigen nya negatif.
"Nah, setelah dilakukan tes swab, ternyata ada yang positif sebanyak 25 orang. Maka pihak kampus melakukan tindakan cepat dengan mengisolasi seluruh praja yang positif di kampus," katanya.
Dijelaskannya, dalam menjalani tes swab, mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama pada Kamis (25/2/2021), sebanyak 19 orang yang postif. Kemudian kelompok kedua pada Sabtu (27/2/2021) bertambah enam orang
"Bagi praja yang positif menjalani isolasi mandiri di kampus. Satu orang disediakan satu kamar dan tidak bercampur dengan praja yang negatif," bebernya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
-
Mendagri Minta Praja IPDN Terapkan Ilmu Pemerintahan Selama Bantu Daerah Bencana
-
Kemendagri Kirim 1.054 Praja IPDN ke Aceh untuk Pulihkan Desa Terdampak Bencana
-
PKB soal Bencana Sumatra: Saling Tuding Cuma Bikin Lemah, Kita Kembali ke Khitah Gotong Royong
-
Pensiunan Guru di Sumbar Tewas Bersimbah Darah Usai Salat Subuh
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
Terkini
-
5 Lipstik Glossy Tahan Lama, Kilau Mewah dan Harga Terjangkau
-
7 Lipstik Merah Favorit, Cocok Dipakai Sehari-hari
-
Kunci Jawaban PKN Kelas 9 Halaman 128, Bahas Pelestarian Bahasa Ibu di Perkotaan
-
Pemerintah Kebut Sumur Bor di Masjid Sumbar Jelang Ramadhan, Ini Alasannya
-
CEK FAKTA: Viral Jokowi Berdoa di Kuil Hindu Tirumala India, Benarkah?