SuaraSumbar.id - Dinas Pertanian Kota Padang mencatat, dari 8.763 alokasi kartu tani, baru 5092 petani yang mengambilnya.
Sementara sisanya 3.671 petani belum mengambil kartu tani yang disediakan oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat mengatakan, masih banyaknya petani yang enggan mengambil karena tidak mengetahui manfaat yang didapatkan.
"Mereka beranggapan dalam membeli pupuk bersubsidi masih dapat dilakukan tanpa memiliki kartu tani ," katanya, dilansir dari klikpositif.com--jaringan suara.com, Minggu (7/2/2021).
Manfaat kartu tani tidak hanya sekedar membeli pupuk bersubsidi, namun juga dapat mempermudah mengakses bantuan kredit usaha dari pihak perbankan dan lainnya.
Syarat untuk mengambil kartu tani hanya dengan kartu tanda penduduk dan terdata sebagai penerima.
"Dalam pengambilan kartu tani , tidak dipungut biaya atau gratis," lanjutnya.
Ia mengatakan, melalui penyuluh pertanian, akan berupaya agar petani yang belum mengambil kartu tani untuk segera mengambilnya.
"Sebab ke depannya, petani yang tidak memiliki kartu tani tidak dapat membeli pupuk bersubsidi," tukasnya.
Baca Juga: Puluhan Koruptor di Lapas Sukamiskin Terkonfirmasi Positif Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos
-
Pengurus IKM Kini Bertabur Bintang, Andre Rosiade: Ada Potensi Investasi Rp 20 T ke Sumbar
-
Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kamar Kos Dikenal Introvert di Kampus
-
Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kos, Tubuh Sudah Hitam-Bengkak
-
KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Paulima-Indarung