SuaraSumbar.id - Bupati Pasaman Barat, Yulianto, batal menjadi orang pertama yang menerima suntik vaksin Covid-19 di hari pencanangan vaksinasi untuk wilayah tersebut, Selasa (2/2/2021).
Sang bupati ternyata sedang berada di luar kota saat daerah yang dipimpinnya sedang mencanangkan vaksinasi tahap pertama.
"Sebenarnya bupati akan melakukan vaksinisasi hari ini. Tapi karena ada kegiatan di luar kota, maka bupati tidak bisa hadir pada pencanangan vaksin hari ini," kata Sekretaris Daerah Pasaman Barat Yudesri, dikutip dari Antara.
Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan permintaan maafnya karena tidak bisa hadir dan divaksin di hari perdana.
"Di lain kesempatan beliau bersedia divaksin," katanya.
Pemkab Pasaman Barat mendukung penuh vaksinisasi sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19.
"Vaksinisasi ini upaya pemerintah pusat menyelamatkan rakyatnya. Tidak mungkin pemerintah menganiaya rakyatnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Wapres Maruf Sebut Berdosa jika Ada yang Menolak Disuntik Vaksin Covid-19
-
Vaksinasi Covid-19 di Israel Dinilai Efektif, Angka Infeksi Turun
-
Ratusan Tenaga Kesehatan di Pesisir Selatan Batal Divaksin
-
Hari Ini, Lebih dari 500.000 Tenaga Kesehatan Divaksinasi Covid-19
-
Selain Indonesia, COVAX Juga Distribusikan Vaksin COVID-19 ke Karibia
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi