SuaraSumbar.id - Tangis ibunda Angga Fernanda Afriyon, korban jatuhnya jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ 182, histeris ketika menyambut kedatangan peti jenazah anaknya sampai di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (23/1/2021).
Peti mayat Angga sampai di kediaman orangtuanya di kawasan Sungai Sapiah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, sekitar pukul 11.51 WIB.
Tangis ibunda Angga yang sejak pagi ditahan, pecah melihat peti jenazah anaknya diturunkan dari mobil ambulance untuk dibawa ke dalam rumah.
Di dalam rumah, seluruh anggota keluarga berkumpul mengelilingi peti jenazah. Tangis pun berganti raungan. Suasana makin haru sehingga pelayat terbawa suasana dengan wajah penuh iba dan tak sedikit dari mereka yang menangis.
Setelah 30 menit disemayamkan di dalam rumah, saat jenazah Angga hendak dibawa ke masjid untuk disalatkan. Namun, ibunya seketika menahan peti jenazah seakan belum ikhlas melepas kepergian anak yang dicintainya.
"Tunggu dulu," kata yang keluar dari mulut ibu Angga bernama Afrida itu.
Peti pun diturunkan dari pundak warga yang mengangkut jenazah. Ibu Angga terjatuh diperlukan jenazah. Suasana haru pun kembali dirasakan pelayat.
Kondisi itu berlangsung sekitar 15 menit. Kemudian warga kembali mengangkat peti atas izin orangtua Angga untuk segera dimakamkan.
Seperti diketahui, Angga Fernanda Afriyon adalah satu dari 5 warga Sumatera Barat (Sumbar) yang menumpangi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).
Baca Juga: Terkait Siswi Non-Muslim Wajib Pakai Jilbab, Begini Janji Disdik Sumbar
Angga adalah putra kelahiran Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Saat ini, rumah di kampungnya itu masih ditempati oleh ibu kandungnya yang bernama Afrida bersama adik bungsunya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying