Sumbar Siaga Bencana Hingga 22 Mei, Masyarakat Diminta Kosongkan Jalur Lahar Dingin Gunung Marapi

"Semua korban harus diterima dan diberikan perawatan maksimal. Soal biaya, nanti pemerintah daerah akan mencarikan solusi," kata Mahyeldi

Bernadette Sariyem
Senin, 13 Mei 2024 | 18:40 WIB
Sumbar Siaga Bencana Hingga 22 Mei, Masyarakat Diminta Kosongkan Jalur Lahar Dingin Gunung Marapi
Bencana alam berupa banjir lahar dingin dari Gunung Marapi telah menyebabkan kerusakan parah di daerah Simpang Bukik Lasi, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam pada Jumat (5/4/2024) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.

"Bencana di kawasan Lembah Anai semestinya tidak terjadi jika pemerintah lebih serius melindungi dan melestarikan fungsi lingkungan serta melakukan penataan ruang yang baik," tegas Tommy.

Dia juga menyerukan kepada BKSDA Sumbar dan pemerintah daerah untuk bertanggung jawab atas kelalaian yang mungkin menyebabkan aktivitas yang berdampak buruk pada kawasan tersebut.

Pernyataan ini datang di tengah peningkatan aktivitas Gunung Marapi yang telah menyebabkan kekhawatiran di kalangan masyarakat lokal serta instansi terkait tentang potensi bencana yang lebih parah jika tidak diantisipasi dengan tindakan preventif yang memadai.

Kontributor : Rizky Islam

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini