- Pemerintah Kota Padang, Bukittinggi, dan Kabupaten Agam memperpanjang pembelajaran jarak jauh akibat kabut asap.
- Kebijakan perpanjangan sistem belajar daring tersebut resmi diberlakukan pada tanggal 19 hingga 21 Oktober 2026.
- Langkah pencegahan ini bertujuan melindungi kesehatan siswa sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.
SuaraSumbar.id - Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Kota Bukittinggi, dan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), kompak memperpanjang pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Hal ini menyusul ancaman kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara.
Kebijakan tersebut ditetapkan melalui surat edaran yang diterbitkan masing-masing Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di tiga daerah tersebut. Perpanjangan PJJ dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi paparan kabut asap terhadap peserta didik.
Di Kota Padang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memperpanjang PJJ bagi peserta didik jenjang TK/PAUD, sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP). Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3/192/DIKBUD-Pdg/X/2026.
Berdasarkan surat edaran tersebut, PJJ diperpanjang mulai Senin (19/10/2026) hingga Rabu (21/10/2026). Sebelumnya, Pemko Padang telah menerapkan kebijakan serupa pada 14–17 Oktober 2026.
Kebijakan serupa juga diterapkan Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Surat Edaran Nomor 400.3.2/704/Disdikbud/2026. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Agam menerbitkan Surat Edaran Nomor 1367 Tahun 2026 untuk memperpanjang pelaksanaan PJJ pada 19–21 Oktober 2026.
Dalam pelaksanaannya, Pemko Padang meminta kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan tetap masuk sekolah serta melaksanakan pembelajaran jarak jauh dari sekolah sesuai dengan teknis yang telah ditetapkan.
Pemko Padang juga mengimbau orang tua untuk mengawasi anak-anak selama jam belajar, memastikan mereka tetap berada di dalam rumah, serta membatasi aktivitas di luar ruangan. Apabila terpaksa keluar rumah, anak-anak dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan kabut asap.
Berbeda dengan ketentuan di Padang, Pemerintah Kabupaten Agam menganjurkan pendidik dan tenaga kependidikan melaksanakan PJJ dari tempat tinggal masing-masing.
Mereka juga diminta memastikan kegiatan pembelajaran, pemantauan, dan evaluasi hasil belajar peserta didik tetap berjalan secara optimal.
Perpanjangan PJJ di tiga daerah tersebut diharapkan dapat melindungi kesehatan peserta didik sekaligus menjaga kelancaran proses belajar mengajar selama kondisi udara belum kondusif.
Wali Kota Padang, Fadly Amran meminta seluruh pihak terkait memantau kondisi di lapangan agar langkah penanganan yang dilakukan sesuai dengan situasi yang terjadi.
“Karena bagaimanapun ini sudah mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Dorongan kepada seluruh stakeholder terkait untuk bisa saling menjaga dan juga tentunya melihat apa yang terjadi sebenarnya di lapangan,” katanya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Padang telah mengambil sejumlah langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.
Salah satunya dengan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai upaya mengurangi paparan kabut asap terhadap siswa.
“Per hari ini memang anak-anak kita liburkan sekolah sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kesehatan anak-anak kita," katanya.
Berita Terkait
-
WMO: Kebakaran Hutan Indonesia Masih Lama, Bisa Berbulan-bulan
-
Jeritan dari Balik Kabut: Menagih Kehadiran Nurani saat Tanah Air Terbakar
-
Anggota Parlemen Lim Guan Eng: Rakyat Malaysia Tidak Bisa Diam Lagi Hadapi Kabut Asap dari Indonesia
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324
-
Bikin Malu Negara! 7 Perusahaan Indonesia Kena Semprot Singapura Gara-Gara Biang Kerok Karhutla
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Tiga Daerah di Sumbar Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap
-
ISPA Meningkat di Padang, Kunjungan Pasien Tembus Seribu per Hari
-
BRI Peduli Resmikan Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah
-
BRI Perkuat Koperasi Desa untuk Dukung Usaha dan Pangan Lokal Lewat BRILink Agen
-
BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026