- Sebanyak 118 hotel disiapkan untuk menampung 103.000 jemaah haji Indonesia gelombang pertama yang tiba di Madinah pada 22 April 2026.
- Pihak Daker Madinah menyediakan akomodasi di wilayah Syamaliah, Janubiyah, dan Gharbiyah dengan fasilitas layanan yang distandarkan bagi seluruh jemaah.
- Pemerintah memastikan penempatan jemaah tetap memprioritaskan keluarga dan lansia agar ibadah berjalan dengan nyaman serta tetap mendapatkan kualitas layanan setara.
SuaraSumbar.id - Sebanyak 11 hotel disiapkan untuk menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama yang akan menjalani rangkaian ibadah haji 1447 Hijria
Hotel tersebut berada di Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat). Sebanyak 103.000 jemaah haji Indonesia gelombang pertama dijadwalkan tiba di Madinah, pada Rabu, 22 April 2026.
Kepala Seksi Akomodasi Daerah Kerja (Daker) Madinah Zaenal Mutaqin mengatakan, kesiapan penginapan menjadi salah satu kunci utama agar jemaah dapat beristirahat dengan nyaman serta menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Menurut Zaenal, karakteristik hotel di Madinah, terutama dari sisi kapasitas kamar, menjadi tantangan tersendiri dalam penempatan jemaah.
Kapasitas hotel yang tidak selalu sebanding dengan jumlah peserta haji dalam satu kelompok terbang (kloter) membuat penempatan harus dilakukan penyesuaian.
Dalam kondisi tersebut, sebagian jemaah dalam satu kloter dimungkinkan menempati hotel yang berbeda. Namun demikian, pihaknya memastikan seluruh layanan tetap diberikan secara setara tanpa perbedaan kualitas.
“Seluruh layanan yang kita berikan kepada jemaah itu sama. Mulai dari hotel, konsumsi, transportasi, hingga layanan ibadah seperti ziarah, semuanya sudah distandarkan,” katanya melansir Antara, Selasa, 21 April 2026.
Ia mengatakan standar layanan mencakup konsumsi, transportasi, pengangkutan koper, hingga program ibadah seperti city tour dan ziarah Raudhah, sehingga jamaah tetap mendapatkan pelayanan yang optimal.
Meski terdapat variasi kualitas hotel, mulai dari setara bintang tiga hingga sebagian mendekati bintang empat, hal tersebut tidak mengurangi standar pelayanan yang diterima para tamu-tamu Allah.
"Memang hotelnya berbeda, tetapi standar layanannya sama. Bahkan ada hotel dengan fasilitas mendekati haji khusus, meski jemaahnya reguler,” kata dia.
Kemenhaj juga berupaya agar jamaah dalam satu keluarga, pasangan suami istri, serta jamaah lanjut usia (lansia) beserta pendampingnya tidak terpisah dalam penempatan hotel.
“Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan jamaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk selama berada di Madinah,” kata Zaenal.
Berita Terkait
-
Intip Fasilitas dan Tarif Menginap di The Ululani Bali, Lokasi Syuting Sinetron Terikat Janji
-
Tragedi Maut di Kuningan: Pria Tewas Terjun dari Lantai 46, Isu Kerabat Pengacara Kondang Diselidiki
-
Terungkap Kronologi Direktur Keuangan yang Ditemukan Meninggal di Hotel St. Regis
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP
-
Kebakaran Hanguskan 15 Toko di Pasar Kayu Tanam Padang Pariaman
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi
-
BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dinilai Belum Siap Punya Media Sosial