-
BIM layani 33 penerbangan sehari, mayoritas rute domestik Jakarta.
-
Trafik penumpang meningkat, termasuk penerbangan internasional dari Kuala Lumpur.
-
Aktivitas penerbangan padat berlangsung dari pagi hingga malam hari.
SuaraSumbar.id - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kembali meningkat signifikan. Bandara yang berada di Kabupaten Padang Pariaman ini melayani sebanyak 33 penerbangan sehari yang didominasi rute domestik, terutama dari Jakarta, pada Rabu (25/3/2026).
Lonjakan trafik ini terlihat dari jadwal kedatangan pesawat yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Berdasarkan data operasional, BIM layani 33 penerbangan sehari dengan mayoritas kedatangan berasal dari ibu kota.
Branch Communication & CSR BIM, Feni Lindriany, mengungkapkan bahwa tingginya frekuensi penerbangan menunjukkan mobilitas penumpang yang terus meningkat, khususnya dari rute favorit Jakarta-Padang.
“Pergerakan penerbangan hari ini cukup tinggi, dengan mayoritas kedatangan berasal dari Jakarta. Selain itu, ada juga penerbangan internasional dari Kuala Lumpur yang turut menambah trafik penumpang,” ujar Feni, Rabu (25/3/2025).
Kondisi ini menegaskan bahwa BIM layani 33 penerbangan sehari tidak hanya dari domestik, tetapi juga ditopang rute internasional.
Feni menjelaskan, penerbangan pertama tiba pukul 07.00 WIB dari Jakarta menggunakan Super Air Jet. Selanjutnya, pesawat AirAsia dari Kuala Lumpur mendarat pada pukul 07.35 WIB, disusul Pelita Air dari Jakarta pukul 07.55 WIB.
Memasuki siang hari, arus kedatangan pesawat terus berlangsung dengan intensitas tinggi. Sejumlah maskapai seperti Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, hingga Wings Air melayani berbagai rute dari kota-kota seperti Batam, Yogyakarta, Gunung Sitoli, hingga Mukomuko.
Selain itu, penerbangan internasional dari Kuala Lumpur juga dijadwalkan tiba beberapa kali dalam sehari. AirAsia tercatat mendarat pada pukul 11.25 WIB dan 15.55 WIB, sementara Super Air Jet dijadwalkan tiba pukul 17.30 WIB.
“Kami mengimbau para penumpang untuk selalu memperhatikan jadwal penerbangan dan datang lebih awal ke bandara agar perjalanan berjalan lancar,” tambahnya.
Pada sore hingga malam hari, aktivitas penerbangan masih terpantau padat. Jadwal kedatangan terakhir tercatat pada pukul 20.40 WIB dari Medan menggunakan Super Air Jet.
Dengan tingginya mobilitas tersebut, pihak bandara memastikan pelayanan tetap optimal bagi seluruh pengguna jasa. Kondisi ini menunjukkan bahwa BIM layani 33 penerbangan sehari menjadi indikator meningkatnya aktivitas transportasi udara di Sumatra Barat. (Antara)
Berita Terkait
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Bank Jakarta Resmi Ganti Alamat Situs, Dorong Transformasi Digital
-
Polisi Buru 2 Otak Perusakan Kabel Optik Pademangan, Dibayar Rp1 Juta untuk Jegal Pesaing
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara