- Video klaim serangan rudal Iran ke Gedung Putih terbukti palsu.
- Jangkauan rudal Fattah 2 tidak mampu capai Amerika Serikat.
- Tidak ada bukti valid Gedung Putih diserang rudal Iran.
SuaraSumbar.id - Beredar narasi yang menyebutkan bahwa rudal Iran berhasil menyerang Gedung Putih Amerika Serikat (AS). Informasi itu beredar dalam sebuah video viral di YouTube.
Unggahan tersebut berasal dari akun “Jejak Istana” pada Rabu (4/3/2026), yang menyebutkan bahwa Gedung Putih AS hancur akibat serangan rudal Iran.
Dalam narasi video itu disebutkan, “GEDUNG PUTIH AS HANCUR LEBUR, RUDAL AL FATTAH 2 MENEMBUS LANGIT AS, DONALD TRUMP HILANG KEADAANNYA DI PERTANYAKAN”.
Klaim tersebut langsung menarik perhatian warganet dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan bukti atau pernyataan valid yang mendukung klaim bahwa rudal Fattah 2 milik Iran berhasil menyerang Gedung Putih.
Selain itu, data teknis turut membantah klaim tersebut. Berdasarkan perhitungan dari situs travelmath.com, jarak antara Iran dan Gedung Putih di Amerika Serikat mencapai sekitar 10.200 kilometer.
Sementara itu, laporan dari Kompas.com menyebutkan bahwa rudal Fattah 2 hanya memiliki jangkauan maksimal sekitar 1.500 kilometer.
Perbedaan jarak yang sangat signifikan ini membuat klaim dalam video tersebut tidak masuk akal secara teknis. Dengan jangkauan yang terbatas, rudal tersebut tidak mungkin mencapai wilayah Amerika Serikat, apalagi menghantam Gedung Putih seperti yang dinarasikan dalam video viral tersebut.
Kesimpulan
Klaim soal serangan rudal Iran serang Gedung Putih adalah informasi palsu atau fabricated content. Publik diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang beredar, terutama yang berkaitan dengan isu internasional yang sensitif.
Video yang beredar tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan masuk kategori hoaks.
Berita Terkait
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Seruan Didenger, AS Longgarkan Pembatasan Perjalanan Timnas Iran
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata