- Tautan Mudik Gratis BUMN 2026 berpotensi phishing berbahaya.
- Poster mirip resmi, tetapi telah dimodifikasi oknum tak bertanggung jawab.
- Pendaftaran resmi hanya melalui situs mudik.jasaraharja.co.id Februari 2026.
SuaraSumbar.id - Informasi mengenai Mudik Gratis BUMN 2026 kembali menjadi perhatian publik setelah beredar unggahan di Facebook yang menampilkan poster digital bertuliskan program tersebut dari BP BUMN dan Danantara.
Unggahan tentang Mudik Gratis BUMN 2026 itu mengajak masyarakat segera mendaftar melalui tautan di bio profil dengan cara mengirimkan data pribadi.
Dalam unggahan tersebut, tercantum narasi sebagai berikut:
“Mudik Gratis BUMN Tahun 2026 telah dibuka!
Pendaftaran dapat dilakukan melalui link berikut:
Pastikan seluruh data lengkap dan dokumen siap untuk mempermudah proses pendaftaran.
Kuota terbatas, segera daftar dan ajak keluarga atau teman agar perjalanan mudik lebih menyenangkan dan aman bersama Mudik Gratis BUMN Tahun 2026.”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, tautan pendaftaran dalam unggahan tersebut tidak benar dan berpotensi sebagai praktik phishing.
Tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi penyelenggara dan berisiko mencuri data pribadi pengguna yang memasukkan informasi melalui formulir tidak resmi.
Poster digital yang beredar memang serupa dengan unggahan resmi BUMN di Instagram. Akan tetapi, terdapat modifikasi berupa tambahan ajakan untuk mendaftar melalui tautan di profil Facebook. Tambahan inilah yang tidak ditemukan dalam materi resmi.
Merujuk laporan ANTARA, pendaftaran resmi program Mudik Gratis BUMN 2026 dilakukan melalui laman mudik.jasaraharja.co.id pada periode 12–28 Februari 2026.
Calon peserta diminta memilih tiket sesuai moda transportasi dan tujuan, mengisi data diri dengan benar, menunggu proses verifikasi, serta menyimpan kode booking atau tiket elektronik untuk ditunjukkan saat keberangkatan.
Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan informasi terkait Mudik Gratis BUMN 2026 diperoleh dari kanal resmi dan tidak mudah tergiur tautan yang meminta data pribadi di luar situs resmi. Kewaspadaan penting untuk mencegah pencurian data melalui modus tautan palsu yang mengatasnamakan program pemerintah atau BUMN.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Sebut Pemantauan di Gunung Merapi Paling Lengkap, Pakar Bandingkan dengan di Daerah Pelosok
-
Bukan Cuma Hoaks, 7.908 Loker Luar Negeri Fiktif Jadi Ancaman di Ruang Digital
-
Erupsi Anak Krakatau, Menkomdigi Minta Warga Saring Informasi Sebelum Sebarkan
-
Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini
-
Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Pembiayaan Praktis Bagi Nasabah Terpilih