- Video viral klaim AS larang sertifikasi halal Indonesia.
- Penelusuran fakta tidak temukan pernyataan resmi AS.
- AS hanya soroti kebijakan halal sebagai hambatan perdagangan.
SuaraSumbar.id - Beredar narasi di media sosial yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat (AS) melarang sertifikasi halal di Indonesia. Narasi itu muncul dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok “Edi Suryana” pada Selasa (20/1/2026).
Dalam unggahan itu disebutkan Amerika Serikat melarang penerapan sertifikat halal di Indonesia dan meminta aturan tersebut dicabut.
Klaim AS larang sertifikasi halal di Indonesia juga menyebut Presiden AS, Donald Trump meminta pencabutan kebijakan tersebut karena dianggap menghambat masuknya produk Amerika ke pasar Indonesia.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, tidak ditemukan satu pun pemberitaan kredibel maupun pernyataan resmi Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menyatakan adanya larangan sertifikasi halal di Indonesia.
Penelusuran lanjutan dengan kata kunci “Presiden Amerika Donald Trump meminta Indonesia mencabut aturan sertifikat halal” juga tidak menemukan informasi valid dari sumber tepercaya. Klaim tersebut tidak didukung dokumen resmi maupun pernyataan institusi pemerintah AS.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan adanya pemberitaan mengenai sikap Amerika Serikat terhadap kebijakan Jaminan Produk Halal Indonesia. Salah satunya diberitakan detik.com dalam artikel berjudul “AS Protes Aturan Jaminan Produk Halal Indonesia Menyulitkan” yang terbit Selasa (22/4/2025).
Dalam laporan tersebut, Pemerintah AS menyampaikan kekhawatiran atas implementasi UU Jaminan Produk Halal yang dinilai menjadi hambatan perdagangan non-tarif bagi eksportirnya.
Tempo.com juga memuat laporan serupa berjudul “Beberapa Sorotan AS Soal Beleid Produk Halal Indonesia: Rumit dan Berbelit” pada Kamis (24/4/2025).
Protes tersebut tercantum dalam Foreign Trade Barriers Report 2025 yang dirilis Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR).
Selain itu, pemeriksaan menggunakan Google Lens terhadap foto Donald Trump dalam unggahan viral mengarah pada pemberitaan detik.com berjudul “Trump Marah-marah Saat Ditanya Wartawan Soal Penyelidikan Pemakzulan” yang terbit Rabu (2/10/2019).
Foto tersebut diambil dalam konteks konferensi pers Donald Trump bersama Presiden Finlandia Sauli Niinisto, bukan terkait isu sertifikasi halal Indonesia.
Hingga seluruh penelusuran dilakukan, tidak ditemukan bukti valid yang mendukung klaim AS larang sertifikasi halal di Indonesia atau adanya permintaan pencabutan aturan tersebut oleh Pemerintah Amerika Serikat.
Kesimpulan
Klaim “AS larang sertifikasi halal di Indonesia, minta aturan dicabut” tidak didukung fakta. Informasi tersebut merupakan konten menyesatkan karena Amerika Serikat hanya menyampaikan kekhawatiran terhadap implementasi UU Jaminan Produk Halal, bukan melarang atau meminta pencabutannya.
Berita Terkait
-
Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?
-
Makkah Diserang, Amerika Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Arab Saudi
-
DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?
-
Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui
-
Amerika Serikat Tunda Aturan Baru Pembatasan Visa Pelajar dan Jurnalis Asing
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM