-
Klaim anak dimangsa ular piton viral kembali di Facebook.
-
Foto berasal dari peristiwa lama tahun 2019.
-
Korban selamat dan tidak pernah dimakan ular piton.
SuaraSumbar.id - Isu anak dimangsa ular piton kembali menghebohkan media sosial setelah sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto seorang anak yang disebut-sebut dikeluarkan dari perut ular piton.
Unggahan tersebut dibagikan akun Facebook “Sela Aulia” pada Senin (12/01/2026) dan langsung menarik perhatian warganet karena narasi yang menyebutkan anak itu telah dimakan ular.
Klaim anak dimangsa ular piton tersebut menimbulkan kekhawatiran publik, terlebih foto yang beredar memperlihatkan kondisi korban yang tampak mengenaskan.
Namun, benarkah informasi tersebut?
Tim Cek Fakta TurnBackHoax melakukan verifikasi menggunakan fitur Google Image Search untuk menelusuri asal foto dan narasi yang beredar.
Hasil penelusuran menemukan artikel Kompas.com berjudul “[HOAKS] Siswa SD di Jawa Timur Dimakan Ular Piton Raksasa” yang tayang pada Senin, (18/08/2025).
Artikel tersebut menegaskan bahwa klaim anak dimangsa ular piton adalah informasi keliru yang sudah berulang kali muncul dan kembali disebarkan dengan narasi menyesatkan.
Lebih lanjut, foto yang digunakan dalam unggahan viral itu ternyata berasal dari artikel Kompas.com yang terbit pada 3 Mei 2019 dengan judul “Seorang Anak Nyaris Tewas Digigit dan Dililit Ular Piton Sepanjang 7 Meter”.
Dalam pemberitaan tersebut dijelaskan bahwa seorang bocah berusia 7 tahun di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, diserang ular piton berukuran sekitar tujuh meter.
Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang berada di sekitar rumahnya. Sang ayah, Halimi, melihat kaki kanan anaknya telah digigit dan tubuhnya dililit ular piton.
Tanpa menunggu lama, Halimi mengambil parang dan memotong tubuh ular hingga lilitannya terlepas. Berkat tindakan cepat tersebut, korban berhasil diselamatkan dan tidak sampai dimangsa.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa hoaks media sosial kerap berulang dengan memanfaatkan foto lama dan narasi yang dimanipulasi. Publik diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi, terutama yang berkaitan dengan ular piton dan kejadian ekstrem, agar tidak mudah percaya pada klaim anak dimangsa ular piton yang tidak berdasar.
Kesimpulan
Fakta ini menegaskan bahwa klaim anak dimangsa ular piton tidak benar. Korban memang mengalami serangan serius, namun berhasil tertolong sebelum ular tersebut menelan tubuhnya. Informasi yang menyebutkan anak tersebut dikeluarkan dari perut ular piton merupakan konten menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta
-
Data dan Fakta Bantah Sesat Logika Rocky Gerung: Pesepak Bola Bagus dari Afrika karena MBG
-
Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya
-
Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba
-
Kemenkeu Tegaskan Kabar Suahasil Nazara Lantik 14 Pejabat Adalah Hoaks
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap
-
BRI Berikan Promo Khusus Hari Sumpah Pemuda, Belanja Pakai QRIS BRImo & Kartu BRI Debit Dapat Diskon
-
Harga Kebutuhan Pokok di Aceh Timur Stabil
-
Prajurit Kopassus Berpangkat Letda Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi