- Klaim KPK periksa Puan Maharani tengah malam terbukti hoaks.
- Tim Cek Fakta tegaskan tak ada bukti pemeriksaan Puan Maharani oleh KPK.
- Masyarakat diminta waspada dan periksa sumber sebelum sebar hoaks.
SuaraSumbar.id - Beredar di media sosial narasi yang menyebutkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periksa Ketua DPR RI, Puan Maharani, tengah malam bersama sejumlah petinggi PDIP.
Narasi ini diunggah akun Facebook bernama @George Fablo Fernandez. Berikut bunyinya:
“MEGAWATI DESAK KPK DIBUBARKAN!! Tengah malam KPK periksa Puan dan petinggi PDIP, Prabowo tegas ancam bubarkan PARTAI KORUP!! Apa Komentar Kalian Gaes?”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax menggunakan kata kunci “tengah malam KPK periksa Puan Maharani dan petinggi PDIP” di mesin pencarian Google, tidak ditemukan satu pun sumber berita kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Pencarian justru menampilkan hasil dari artikel medcom.id berjudul “[Cek Fakta] Klaim Puan Maharani Kena OTT KPK di Kantor PDIP Hoaks, Ini Faktanya”.
Artikel yang terbit pada Senin (28/12/2020) itu menjelaskan bahwa narasi mengenai Puan Maharani diperiksa KPK sudah pernah beredar sejak tahun 2020 dan telah dikonfirmasi sebagai hoaks.
Artinya, unggahan terbaru yang mengklaim KPK periksa Puan Maharani tengah malam hanyalah bentuk pengulangan dari konten lama yang sudah dipastikan tidak benar. Tidak ada pernyataan resmi dari KPK maupun pihak PDIP mengenai adanya pemeriksaan tersebut.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut KPK periksa Puan Maharani dan petinggi PDIP tengah malam adalah konten palsu (fabricated content) atau berita hoaks.
Informasi tersebut tidak memiliki dasar fakta dan telah berkali-kali dibantah oleh lembaga pemeriksa fakta independen. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati menyebarkan informasi yang belum diverifikasi sumbernya.
Berita Terkait
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi