-
KKP bangun pabrik es slurry untuk jaga kualitas ikan.
-
Nelayan Padang Pariaman dapat pasokan es dari Katapiang.
-
Teknologi slurry dan cold storage tingkatkan pendapatan nelayan lokal.
SuaraSumbar.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membangun pabrik es slurry di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar). Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pendukung operasional Kampung Nelayan Merah Putih di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai.
“KKP tidak hanya membangun Kampung Nelayan Merah Putih, tetapi juga menyiapkan sarana dan prasarananya, salah satunya pabrik es,” ujar Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya KKP RI, Trian Yunanda, dikutip dari Antara, Kamis (16/10/2025).
Menurut Trian, kehadiran pabrik es slurry ini menjadi langkah penting untuk membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan. Pabrik tersebut akan menyediakan balok es yang bisa langsung diambil nelayan sebelum melaut.
“Setiap nelayan yang akan melaut bisa memasok kebutuhan balok es dari Kampung Nelayan Merah Putih di Katapiang,” jelasnya.
Menariknya, pabrik es yang dibangun menggunakan mesin es slurry berbahan dasar air laut. Teknologi ini menghasilkan es yang lebih tahan lama dibanding es balok konvensional, sehingga kualitas ikan tetap segar meski berada di laut dalam waktu lama.
Selama ini, lanjut Trian, salah satu kendala utama nelayan adalah penurunan kualitas ikan akibat tidak segera diberi es setelah ditangkap. “Temuan KKP menunjukkan masih banyak nelayan tidak langsung menggunakan es untuk menyimpan ikan, sehingga berpengaruh pada kualitasnya,” ujarnya.
Dengan adanya pabrik es slurry KKP, nelayan diharapkan dapat membawa cool box berisi es ketika melaut. “Jadi, nanti kita minta nelayan saat melaut membawa cool box berisikan es sehingga kualitas tangkapan bisa tetap terjaga,” tambahnya.
Tak hanya itu, KKP juga akan menggandeng Telkom Indonesia dan sejumlah instansi lain untuk menerapkan teknologi digital. Kolaborasi ini bertujuan agar nelayan dapat mengetahui waktu terbaik melaut melalui sistem berbasis data dan cuaca.
Selain pabrik es, KKP juga menyiapkan pembangunan cold storage atau gudang pendingin di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. Fasilitas tersebut berfungsi menyimpan sementara hasil tangkapan sebelum dipasarkan.
“Terakhir, KKP juga menyiapkan offtaker atau pembeli dari hasil tangkapan nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih ini,” kata Trian. (Antara)
Berita Terkait
-
Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Pembiayaan Praktis Bagi Nasabah Terpilih
-
BRI Dorong Anak Muda Gunakan Teknologi untuk Disiplin Mengatur Keuangan