-
Tepuk Huha viral sebagai tren baru bimbingan nikah di KUA.
-
Gerakan interaktif ini jadi ice breaking agar suasana bimbingan menyenangkan.
-
Ustaz Khalid kritik, minta KUA fokus pada pembinaan nilai Islam.
SuaraSumbar.id - Setelah Tepuk Sakinah sempat viral dan dikenal luas di media sosial, kini muncul tren baru dari Kantor Urusan Agama (KUA) yang tak kalah menarik perhatian publik.
Gerakan itu bernama Tepuk Huha, sebuah aktivitas interaktif yang dilakukan para calon pengantin saat bimbingan nikah di KUA Bandung Kidul.
Dalam video yang diunggah akun TikTok @bibaboo13, terlihat sejumlah calon pengantin berkumpul di aula KUA Bandung Kidul untuk mengikuti sesi pembekalan pernikahan.
Tak hanya menyanyikan lirik Tepuk Sakinah, mereka juga mempraktikkan gerakan Tepuk Huha dengan penuh tawa dan semangat.
Gerakan ini diawali dengan posisi saling berhadapan sambil mengikuti lirik khas “Buka tutup” dan “Hu Ha” yang diiringi tepukan tangan serta gerakan membuka lengan lebar-lebar. Berikut penggalan lirik Tepuk Huha yang viral itu:
“Buka tutup (membuat gerakan buka tutup tangan)...
Bertepuk tangan (tepuk tangan dua kali)...
Naik naik sampai ke dagu...
Hu Hu... Buka lebar-lebar...
Ha Ha...”
Aksi tersebut sontak menuai beragam komentar warganet. Sebagian menilai gerakan Tepuk Huha merupakan metode ice breaking agar suasana bimbingan tidak tegang dan monoton.
Namun, di sisi lain, viralnya Tepuk Huha mengingatkan publik pada perdebatan seputar Tepuk Sakinah yang sempat menuai kritik. Salah satunya datang dari Ustaz Khalid Basalamah.
Dalam unggahan di akun Instagramnya, Ustaz Khalid menyarankan agar KUA lebih fokus pada pembinaan nilai keislaman dalam rumah tangga.
“Daripada mengajarkan Tepuk Sakinah, lebih baik KUA mengajarkan tiga hal penting bagi calon mempelai Islam, yakni memahami doa, menanamkan cinta Sakinah Mawaddah Rahmah, serta membiasakan keluarga dengan dzikir yang benar,” tulisnya.
Ustaz Khalid juga mengingatkan agar kegiatan seperti Tepuk Sakinah dan Tepuk Huha tidak dilakukan secara berlebihan, apalagi jika bercampur antara pria dan wanita yang bukan mahram.
Meski demikian, kegiatan tersebut masih terus menjadi bagian dari upaya kreatif sejumlah KUA untuk membuat sesi bimbingan pra-nikah lebih menarik.
Fenomena Tepuk Huha KUA Bandung Kidul kini viral di media sosial, menjadi bahan pembicaraan baru setelah Tepuk Sakinah yang lebih dulu populer.
Berita Terkait
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi