-
Mandi pagi menyegarkan tubuh, membersihkan keringat, dan meningkatkan energi.
-
Mandi malam bersihkan kotoran, nyaman tidur, penting jaga kebersihan seprai.
-
Seprai kotor sebabkan alergi, rajin cuci seprai jaga kesehatan kuli
SuaraSumbar.id - Mandi pagi atau mandi malam manakah yang lebih baik untuk kesehatan tubuh dan kenyamanan tidur? Perdebatan mengenai mandi pagi atau malam terus bergulir.
Beberapa orang meyakini bahwa mandi pagi adalah kunci kesegaran sepanjang hari, sementara yang lain menilai mandi malam lebih penting untuk membersihkan sisa aktivitas agar tidur lebih nyaman.
Ahli mikrobiologi dari Leicester University, Primrose Freestone, menyatakan bahwa mandi pagi lebih disarankan karena mampu membersihkan sebagian besar keringat dan kuman yang menempel pada badan selama tidur.
Di sisi lain, Freestone memperingatkan akibat memilih mandi malam sebagai satu-satunya waktu mandi.
“Jika mandi malam hari, Anda akan tidur dalam keadaan bersih dan nyaman, tetapi Anda akan tetap berkeringat sepanjang malam” kata Freestone.
“Anda tetap akan menciptakan semacam lingkungan mikro yang berkeringat, yang akan dimakan bakteri menghasilkan sedikit bau badan," katanya lagi.
Namun, bukan berarti mandi malam tanpa manfaat. Freestone menjelaskan bahwa mandi malam dapat lebih bermanfaat jika Anda rajin mencuci seprai.
Debu, bakteri, dan jamur bisa menumpuk di selimut, bantal, dan seprai selama berhari-hari, dan jika dibiarkan, paparan terhadap alergen bisa memicu risiko infeksi kulit atau alergi.
Sebagai penekanan, Holly Wilkinson, dosen senior di Hull University. “Mungkin lebih penting membersihkan seprai daripada mandi malam hari," katanya.
Hellosehat juga mencatat bahwa mandi malam yang dilakukan dengan air dingin bisa memperburuk gejala rematik, memicu flu, atau menyebabkan otot menjadi kaku karena suhu tubuh turun.
Di sisi lain, Alodokter menyebut bahwa mitos tentang mandi malam—seperti memicu rematik atau paru-paru basah—belum didukung bukti kuat.
Lalu, apakah keputusan harus pasti memilih mandi pagi atau malam? Beberapa rekomendasi dari para ahli menyarankan pendekatan fleksibel: mandi pagi untuk menghilangkan keringat dan sel kulit mati dari tidur, serta mandi malam (terutama jika badan kotor) dengan air hangat agar tidur lebih nyaman.
Prioritas utama tetap kebersihan seprai dan lingkungan tidur agar mikroba tidak menyerang kulit saat tidur.
Intinya, mandi pagi atau malam sama-sama memiliki alasan dan konteks yang mendukungnya dan pemilihan tergantung pada kondisi tubuh, aktivitas harian, serta kebersihan ruang tidur Anda sendiri.
Berita Terkait
-
Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Suicide Awareness Month: 5 Novel yang Mengajarkan Pentingnya Support System
-
5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental
-
Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat