- Proses perceraian 2025 lebih mudah melalui e-Court atau pengadilan langsung.
- Dokumen lengkap dan syarat jelas wajib dipenuhi agar surat cerai sah.
- Biaya perceraian bervariasi, tersedia layanan prodeo bagi masyarakat tidak mampu.
SuaraSumbar.id - Pemerintah mencatat bahwa jumlah perceraian di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 399.908 kasus. Angka tersebut turun dari tahun sebelumnya tetapi tetap menjadi perhatian serius.
Dalam kondisi ini, surat cerai menjadi dokumen penting, sehingga memahami cara mengurus surat cerai yang sah melalui e-Court atau secara offline sangat diperlukan agar hak-hak pihak yang bercerai terlindungi.
Berdasarkan statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS), perselisihan dan pertengkaran terus menerus adalah penyebab paling banyak perceraian di Indonesia, mencapai 251.125 kasus pada 2024. Faktor ekonomi menduduki posisi kedua, dengan 100.198 kasus, mengalahkan KDRT, judi, dan mabuk.
Penerapan cara mengurus surat cerai via sistem online diatur dalam PERMA Nomor 7 Tahun 2022, yang merupakan perubahan atas Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan secara Elektronik.
Melalui e-Court, tersedia modul seperti:
- e-Filing untuk pendaftaran gugatan secara online
- e-Payment pembayaran panjar biaya perkara secara virtual
- e-Summons pemanggilan pihak secara elektronik
- e-Litigasi (persidangan elektronik) dan pengiriman dokumen seperti replik, duplik, jawaban secara online
Syarat dan Prosedur Offline (Pengadilan Agama atau Negeri)
- Surat nikah asli dan salinan legalisir bermaterai
- KTP, Kartu Keluarga, serta akta kelahiran anak jika ada
- Dokumen tambahan bila terdapat harta bersama atau alamat tergugat tidak jelas
Tata cara offline terbagi berdasarkan agama:
1. Pengadilan Agama (Muslim)
Cerai gugat atau cerai talak, termasuk mediasi, sidang, ikrar talak jika berlaku, dan penerbitan akta cerai maksimal 7 hari setelah putusan tetap.
2. Pengadilan Negeri (non Muslim)
Gugatan diajukan ke pengadilan negeri domisili tergugat, mediasi, putusan, kemudian akta cerai diterbitkan oleh Dinas Dukcapil setelah dokumen lengkap.
Biaya dan Hak Asuh Anak
Tahun 2025, kisaran biaya perceraian:
Berita Terkait
-
Ayah Aniaya Bayi Sendiri saat WFH, Ngaku Stres Punya Jam Kerja Gila
-
DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN
-
Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook
-
Jalani Sidang Perdana, Yaqut Didakwa Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air
-
Suka Minum Kopi? Ini yang Perlu Diperhatikan demi Kesehatan Ginjal
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar