SuaraSumbar.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang memutuskan pembelajaran di Paud, SD hingga SMP dilakukan secara daring. Hal ini tindak lanjut terkait akan adanya aksi demonstrasi yang dilangsungkan di Kantor DPRD Sumbar pada Senin (31/9/2025).
Keputusan tersebut tertuang dalam surat edaran Nomor: 400.3/45/Dikbud-Pdg/VIII/2025. Hal ini dibenarkan Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova.
"Kita khawatir nanti siswa terganggu dengan aksi yang dilakukan," kata Yopi, Minggu (31/9/2025).
Yopi meminta orang tua diminta untuk tetap memantau anak-anaknya dari pagi hingga malam agar tidak keluar rumah.
"Jangan sampai nanti anak-anak kita ikut dalam aksi nantinya. Karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan," ungkapnya.
Ia berharap seluruh orang tua tidak membiarkan anak-anaknya ikut turun ke jalan. Karena masih dalam status pelajar dan belum terlalu memahami konsep demonstrasi.
Berikut 4 Poin Isi Surat Edaran
1. Pada Hari Senin, 1 September 2025, seluruh aktivitas pembelajaran di Paud, SD, dan SMP se-Kota Padang dilaksanakan secara daring (belajar dari rumah/BDR).
2. Kepala seluruh guru agar memastikan kegiatan pembelajaran daring tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
3. Khusus bagi siswa SMP, meskipun pembelajaran secara daring, tetap berada di dalam pengawasan pihak sekolah dan orang tua untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
4. Kepala sekolah diharapkan menyampaikan informasi ini kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orang tua/wali murid.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Buruh Tembakau Ancam Demo di Kemenkes Buntut Aturan Rokok Baru
-
Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus
-
Viral Isu Bagi-bagi Tramadol Jelang Demo di Jakarta, Polisi Siaga: Kami Dalami
-
Demo Desak Febrie Adriansyah Diwarnai Aksi Saling Dorong, Mahasiswa Nyaris Pingsan
-
Gagal Tembus Barikade Polisi, Massa Pendemo Berikan 3 Tuntutan Ini
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP