SuaraSumbar.id - Semen Padang harus mengawali perjalanan di BRI Super League 2025/2026 dengan hasil pahit. Tim berjuluk Kabau Sirah itu tumbang 2-0 saat bertandang ke markas Persib Bandung pada laga perdana yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (9/8/2025) sore.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib langsung tampil menekan. Peluang emas pertama hadir pada menit ke-28 lewat tendangan bebas Berguinho dari dekat kotak penalti.
Namun, kiper Semen Padang berhasil menepis bola. Sembilan menit berselang, Berguinho kembali nyaris membobol gawang lawan, tapi tembakannya digagalkan Arthur Agusto.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-39. Berawal dari tembakan Marc Klok yang diblok Herwin, bola liar jatuh ke kaki Uilliam Barros.
Striker asing Persib itu dengan tenang menceploskan bola dan mengecoh Arthur Agusto, membuat skor menjadi 1-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit. Peluang sempat tercipta melalui tendangan Bruno Gomez, namun Teja Paku Alam tampil sigap menepis bola.
Pelatih Almeida kemudian melakukan rotasi, termasuk memasukkan Irsyad Maulana dan mengganti ban kapten dari Rosad ke Leo Guntaro.
Sayangnya, harapan untuk menyamakan kedudukan pupus pada menit ke-88. Umpan terukur dari lini tengah Persib disambut sepakan keras Febri Hariyadi yang menggetarkan gawang Kabau Sirah. Gol tersebut memastikan kemenangan Persib sekaligus membuat Semen Padang kalah di laga perdana musim ini.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk Maung Bandung tidak berubah. Dengan hasil ini, Persib meraih tiga poin perdana dan memuncaki klasemen sementara Super League 2025/2026, sementara Semen Padang harus segera bangkit agar tidak tertinggal sejak awal musim.
Pada pertandingan berikutnya, Semen Padang dijadwalkan menjamu PSM Makassar. Laga ini akan menjadi ujian penting bagi Almeida dan anak asuhnya untuk memperbaiki performa agar bisa meraih poin pertama musim ini. (Antara)
Berita Terkait
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
-
Drama Super League: Persis Solo Turun Kasta Meski Bungkam Persita
-
Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
-
Haram Remehkan Tim Degradasi, Persija Jakarta Bidik Kemenangan Manis di Laga Pamungkas Super League
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi