SuaraSumbar.id - Bidan Dona (46), seorang tenaga kesehatan dari Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman setelah aksinya menyeberangi derasnya arus Sungai Batang Pasaman demi mengobati pasien di daerah terpencil viral di media sosial.
Keberanian Dona menembus sungai dengan segala risikonya demi menolong warga langsung mendapatkan perhatian dari Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian Dalimunte.
“Kami sangat apresiasi dan bangga atas dedikasi Bidan Dona dalam memastikan pelayanan kesehatan sampai ke daerah ujung Pasaman. Ini sejalan dengan komitmen Pemkab Pasaman dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Bupati Welly Suhery, Senin (4/8/2025).
Sebagai bentuk penghargaan, Pemkab Pasaman memberikan piagam, bingkisan kado, dan satu unit sepeda motor dinas (plat merah) untuk mendukung mobilitas Dona dalam melayani masyarakat.
Welly menyebutkan bahwa apa yang dilakukan Dona merupakan contoh nyata pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata.
“Aksi Bidan Dona ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di pelosok dengan kondisi medan yang berat,” jelasnya, dikutip dari Antara.
Wakil Bupati Parulian menambahkan bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi tenaga kesehatan lain di Pasaman. Sementara itu, Pemkab juga telah menurunkan tim teknis dari Dinas PUPR ke lokasi untuk menangani jembatan yang rusak.
“Sekarang sedang dihitung kebutuhan anggarannya. Untuk sementara, akan dibangun jembatan darurat agar masyarakat tetap bisa beraktivitas,” ujarnya.
Bidan Dona sendiri mengaku tak menyangka aksinya akan viral. Ia mengatakan, hal itu murni karena panggilan tugas sebagai tenaga kesehatan di daerah yang memang sering kali harus ditempuh dengan medan sulit.
“Tidak ada niat bikin viral. Video itu murni diambil oleh masyarakat. Saya memang sudah sering bolak-balik ke pedalaman Batang Kundur dan Sinuangon,” kata Dona haru.
Sebelumnya, aksi heroik Bidan Dona menyita perhatian publik usai videonya viral di media sosial.
Ia nekat berenang menyeberangi Sungai Batang Pasaman di Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Duo Koto, lantaran jembatan penghubung ke daerah itu putus total.
Di tengah derasnya arus sungai, Dona memikul tas berisi obat-obatan dan peralatan medis untuk mencapai rumah seorang warga yang sakit.
Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Meski cuaca saat itu hujan dan medan sulit, Dona tetap melanjutkan perjalanannya sejauh 26 kilometer dari kediamannya di Jorong Setia menggunakan ojek.
Di tengah perjalanan, ia baru mengetahui bahwa jembatan penghubung telah roboh semalam sebelumnya. Awalnya ia berharap jembatan masih bisa dilalui, namun kondisinya benar-benar putus dan tidak bisa dilewati sama sekali.
Berita Terkait
-
Viral Istri Rutin Suntik KB Padahal Suami Pulang Setahun Sekali, Komentar Liar Bermunculan
-
3 Fakta Viral Penghulu di Sumbar, Berenang Seberangi Sungai Demi Layani Akad Nikah
-
Aksi Heroik Bidan Dona Bertaruh Nyawa Sebrangi Sungai Demi Obati Pasien Diganjar Motor Plat Merah
-
5 Fakta Viral Bidan di Sumbar Berenang Seberangi Sungai Demi Obati Pasien, Baju Kering di Badan!
-
Polisi Ringkus 3 Pelaku Begal Sadis di Depok, Korban Perawat dan Bidan Luka Berat Disabet Sajam
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui