SuaraSumbar.id - Haul Bung Hatta ke-123 bakal digelar secara meriah oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi bersama Yayasan Proklamator Bung Hatta dan berbagai instansi terkait.
Perhelatan akbar ini akan menjadi momentum penting untuk mengenang jasa Proklamator Indonesia asal Bukittinggi, Mohammad Hatta, sekaligus menguatkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis menegaskan bahwa peringatan Haul Bung Hatta bukan sekadar seremoni. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi sejarah dan pembaruan semangat kepemimpinan serta nasionalisme yang ditanamkan oleh Bung Hatta.
"Juga untuk menumbuhkan kembali semangat kepemimpinan, integritas, kesederhanaan, dan nasionalisme di tengah masyarakat," ujar Ibnu Asis dalam keterangannya pada Kamis (31/7/2025).
Pemerintah setempat memberi perhatian khusus pada pelibatan generasi muda. Pemkot mendorong keterlibatan lintas sektor, termasuk komunitas, pelajar, seniman, dan akademisi untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Bung Hatta dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya sangat bahagia karena nilai-nilai kepahlawanan masih terus dijaga dan difasilitasi dengan baik dalam kegiatan ini," ucap Ibnu.
Puncak acara Haul Bung Hatta ke-123 akan digelar di kawasan ikonik Jam Gadang Bukittinggi, yang disiapkan menjadi ruang refleksi dan ekspresi kebangsaan. Berbagai komunitas kreatif akan turut tampil, menunjukkan semangat kolaboratif yang menjadi ciri khas kota perjuangan ini.
Tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, pelaksanaan kegiatan ini turut didukung oleh mitra strategis dan sponsor dari sektor swasta. Dukungan diberikan dalam bentuk pendanaan, perlengkapan acara, hingga layanan teknis demi menyukseskan rangkaian kegiatan haul.
"Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dalam memperingati tokoh bangsa yang lahir dan besar di Bukittinggi," katanya.
Perayaan ini sekaligus menjadi sarana edukatif untuk membumikan kembali pemikiran dan keteladanan Bung Hatta di era modern. Terlebih, di tengah tantangan globalisasi dan disrupsi digital, nilai-nilai seperti integritas dan kesederhanaan tetap relevan ditanamkan kepada anak-anak muda Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
-
Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
-
Video Gibran Tak Suka Baca Buku Viral Lagi, Netizen Bandingkan dengan Bung Hatta
-
Seperti Apa Keseharian Cucu Bung Hatta? Gustika: Hidup Tanpa Dicariin Kerja sama Orangtua
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia