SuaraSumbar.id - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) resmi merampungkan pembangunan dua rest area Tol Padang-Sicincin yang mengusung arsitektur rumah adat Minangkabau.
Proyek ini tidak hanya menghadirkan fasilitas istirahat yang nyaman, tetapi juga menjadi ikon baru dalam memperkenalkan budaya Sumatera Barat kepada pengguna jalan tol.
"Alhamdulillah pembangunan rest area ini sudah selesai 100 persen dengan desain arsitektur rumah adat Minangkabau," ujar Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, dikutip dari Antara, Jumat (18/7/2025).
Dua rest area Tol Padang-Sicincin tersebut berlokasi di STA 23+000, masing-masing di jalur A (arah Padang menuju Sicincin) dan jalur B (arah Sicincin ke Padang).
Keduanya merupakan rest area tipe A yang dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari masjid, toilet umum dan difabel, klinik, bengkel, kantor pengelola, hingga food court yang mampu menampung 16 tenant UMKM, satu minimarket, dan lahan untuk SPBU.
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, jalur A menyediakan area parkir untuk 212 kendaraan golongan I dan 57 kendaraan golongan II hingga V. Sementara jalur B memiliki kapasitas parkir untuk 213 kendaraan golongan I dan 59 kendaraan golongan II hingga V.
Beroperasinya Jalan Tol Padang-Sicincin sejak Mei 2025 diharapkan tak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan perekonomian wilayah sekitar serta memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner khas Minang kepada pengunjung dari berbagai daerah.
Aditya menjelaskan bahwa pembangunan rest area Minangkabau ini merupakan bentuk kepedulian HKI terhadap pelestarian kearifan lokal. Bangunan food court dirancang dengan gaya arsitektur neo-vernacular, memadukan material modern dengan ornamen khas Minangkabau seperti mahkota, dada kelelawar, sirip ikan, dan ukiran tradisional.
"Seluruh material tersebut diproduksi perajin lokal," katanya.
Ia menambahkan, HKI turut melibatkan ahli gonjong (atap lancip khas Minangkabau) dan pembuat ampig (dinding tepi rumah) demi menjaga keaslian desain.
Langkah ini mencerminkan komitmen HKI yang tak hanya membangun secara fisik, tetapi juga merawat warisan budaya Minang. Keberadaan rest area bernuansa Minangkabau ini diproyeksikan menjadi daya tarik baru di Tol Padang-Sicincin, serta menambah kenyamanan dan pengalaman berkendara bagi masyarakat yang melintas.
Berita Terkait
-
BBM B50 Resmi Mengaspal, Target Stop Impor Solar Makin Dekat
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bisnis Usaha Gula Merah Rosidah Berkembang Pesat Berkat KUR BRI
-
Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan