Faktor utama yang memicu tingginya risiko kebakaran di kawasan ini adalah penggunaan bahan bangunan mudah terbakar seperti papan dan tripleks, serta belum meratanya instalasi listrik yang aman.
Menurut catatan, daerah Kecamatan Matur sendiri pernah mengalami insiden kebakaran serupa pada awal tahun lalu, yang juga menyebabkan kerugian material besar meski tanpa korban jiwa.
Peristiwa nahas ini menjadi pengingat bagi masyarakat di wilayah pedesaan agar lebih waspada, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idul Adha, di mana aktivitas masyarakat cenderung meningkat sejak dini hari.
“Biasanya masyarakat mulai bangun pagi-pagi untuk persiapan salat dan menyembelih hewan kurban. Potensi kebakaran bisa terjadi karena penggunaan api atau listrik yang tidak diawasi dengan baik,” kata seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, pihak pemadam kebakaran juga mengimbau agar warga memeriksa instalasi listrik dan memastikan alat-alat pemanas atau masak dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, terutama saat hendak beribadah ke masjid.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api muncul dari dalam rumah, namun belum bisa dipastikan apakah karena korsleting listrik atau sumber api lainnya.
Pihak keluarga korban telah menerima musibah ini dengan lapang dada dan berharap masyarakat turut mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Petani di Agam tewas dalam kebakaran rumah menjadi satu dari sekian tragedi yang terjadi di tengah persiapan masyarakat menyambut Idul Adha. (Antara)
Berita Terkait
-
Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan
-
Dua Ruangan RSSA Malang Terbakar, Api Padam dalam 1,5 Jam
-
114 Rumah di Gambir Hangus Terbakar, Seluruh Warga Selamat
-
Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal
-
Kebakaran Hebat Lahap Rumah di Duren Sawit, 11 Mobil Damkar Dikerahkan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up