Faktor utama yang memicu tingginya risiko kebakaran di kawasan ini adalah penggunaan bahan bangunan mudah terbakar seperti papan dan tripleks, serta belum meratanya instalasi listrik yang aman.
Menurut catatan, daerah Kecamatan Matur sendiri pernah mengalami insiden kebakaran serupa pada awal tahun lalu, yang juga menyebabkan kerugian material besar meski tanpa korban jiwa.
Peristiwa nahas ini menjadi pengingat bagi masyarakat di wilayah pedesaan agar lebih waspada, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idul Adha, di mana aktivitas masyarakat cenderung meningkat sejak dini hari.
“Biasanya masyarakat mulai bangun pagi-pagi untuk persiapan salat dan menyembelih hewan kurban. Potensi kebakaran bisa terjadi karena penggunaan api atau listrik yang tidak diawasi dengan baik,” kata seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, pihak pemadam kebakaran juga mengimbau agar warga memeriksa instalasi listrik dan memastikan alat-alat pemanas atau masak dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, terutama saat hendak beribadah ke masjid.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api muncul dari dalam rumah, namun belum bisa dipastikan apakah karena korsleting listrik atau sumber api lainnya.
Pihak keluarga korban telah menerima musibah ini dengan lapang dada dan berharap masyarakat turut mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Petani di Agam tewas dalam kebakaran rumah menjadi satu dari sekian tragedi yang terjadi di tengah persiapan masyarakat menyambut Idul Adha. (Antara)
Berita Terkait
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Geger Suara Ledakan di Koja, Rumah Sekaligus Bengkel Kusen Ludes Terbakar
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan