Selain potensi erupsi, masyarakat juga diminta waspada terhadap ancaman lahar dingin Gunung Marapi, terutama yang tinggal di sepanjang aliran sungai berhulu dari gunung.
Hal ini sangat penting diperhatikan mengingat curah hujan di wilayah Sumatera Barat mulai meningkat menjelang pertengahan Mei.
“Ketika terjadi hujan deras, material vulkanik bisa terbawa ke bawah dalam bentuk lahar dingin yang sangat berbahaya bagi permukiman dan pertanian warga,” jelas Teguh.
PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker apabila terjadi hujan abu guna mencegah gangguan pernapasan.
Langkah pencegahan ini penting untuk mengurangi dampak kesehatan akibat partikel halus dari debu vulkanik Gunung Marapi.
Peningkatan Kewaspadaan di Sekitar Kawasan Marapi
Sejak awal tahun 2023, Gunung Marapi telah mengalami peningkatan aktivitas secara bertahap. Menurut catatan BNPB, Marapi merupakan salah satu dari 10 gunung paling aktif di Indonesia.
Status waspada telah diberlakukan sejak Desember 2023 dan terus diperpanjang hingga kini.
Wilayah yang paling terdampak adalah Nagari Batu Palano di Agam dan Nagari Koto Baru di Tanah Datar, dua kawasan yang berada dalam radius rawan.
Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan BPBD untuk memastikan jalur evakuasi tetap aman digunakan sewaktu-waktu.
Aktivitas Gunung Marapi meletus yang terus berulang sejak awal Mei 2025 ini menjadi peringatan bahwa potensi bahaya masih sangat nyata.
Warga di sekitar kawasan diminta terus memantau perkembangan informasi dari pihak berwenang dan tidak melakukan aktivitas yang membahayakan keselamatan jiwa. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
Prabowo Kembali Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Sumatera Barat
-
Ratusan Rumah Luluh Lantak, Pemkab Agam Membutuhkan 525 Huntara Bagi Korban Banjir
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air
-
Suka Minum Kopi? Ini yang Perlu Diperhatikan demi Kesehatan Ginjal
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar