SuaraSumbar.id - Manajemen BRI mendukung penuh petugas kepolisian mengusut tuntas kasus perampokan terhadap agen BRILink di Jorong Sungai Betung, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar).
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (16/1/2025) malam dan menimbulkan korban luka akibat tembakan para perampok.
Pemimpin Cabang BRI Dharmasraya, Anang Sigit Harwanto menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang menimpa salah satu mitra Agen BRILink, Toko Sumber Barokah. Ia menegaskan bahwa BRI terus berkomitmen terhadap keselamatan dan keamanan nasabah dalam setiap aktivitas perbankan.
"BRI mendukung penuh upaya kepolisian untuk memberantas kejahatan, termasuk memburu pelaku perampokan yang menimpa mitra Agen BRILink di Dharmasraya. Kami berharap proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan," kata Anang dalam keterangan resmi, Minggu (19/1/2025).
Kejadian yang mengguncang masyarakat ini berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang menyerbu toko grosir sekaligus agen BRILink.
Dalam aksinya, pelaku menyandera beberapa orang, menembak korban, dan menggasak sejumlah uang.
Rekaman CCTV menunjukkan pelaku memasuki toko dengan membawa pistol, mengenakan helm dan topi untuk menyembunyikan identitas. Mereka mengacak-acak meja kasir dan menciptakan suasana mencekam.
"Dua orang terluka akibat tembakan pelaku yang menembus pintu kamar tempat korban bersembunyi," ungkap Kapolres Dharmasraya, AKBP Bagus Ikhwan.
Bagus menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus ini lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi jenis pistol yang digunakan pelaku dan jumlah uang yang berhasil dibawa kabur.
Imbauan untuk Tetap Waspada
Sebagai langkah antisipasi, Anang mengimbau nasabah dan mitra BRILink untuk selalu waspada. "Kami mengingatkan mitra dan nasabah untuk segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang demi menjaga keamanan bersama," ujarnya.
Pihak BRI juga memastikan akan terus meningkatkan pelayanan dengan menjaga kenyamanan nasabah dalam bertransaksi di jaringan kantor dan e-channel.
"Kami berharap kasus ini dapat segera terungkap, dan semua pihak yang terlibat mendapatkan tindakan hukum yang sesuai," tutup Anang.
Berita Terkait
-
BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang
-
Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen
-
Pembelaan Diri Nana Diterima, Pelaku Perampokan Divonis 7 Tahun Penjara
-
BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui