SuaraSumbar.id - Vaksinasi terhadap 7 ribu ekor sapi untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pacitan, Jawa Timur, ditargetkan rampung Januari 2025.
Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan Sugeng Santoso.
"Kami upayakan akhir bulan ini vaksin sudah tersalurkan dan disuntikkan ke seluruh ternak sapi," katanya melansir Antara, Minggu (19/1/2025).
Menurutnya, koordinasi dengan petugas kesehatan hewan telah dilakukan pada Jumat 17 Januari 2025.
"Kami tekankan vaksinasi hanya untuk sapi yang sehat, tanpa indikasi terjangkit PMK," ujarnya.
Sugeng menyebutkan bahwa populasi sapi di Pacitan mencapai 59.000 ekor.
Oleh karena itu, pihaknya telah mengajukan tambahan 20.000 dosis vaksin ke Dinas Peternakan Jawa Timur dan Kementerian Pertanian guna melengkapi kebutuhan.
Salah satu peternak, Jarwanto, warga Lingkungan Plelen, Kelurahan Sidoharjo, mengaku lega dengan datangnya vaksin tersebut.
Menurutnya, dari 30 sapi yang dipeliharanya, delapan ekor di antaranya sempat terpapar PMK.
"Semoga vaksinnya merata dan kami kebagian," katanya.
Berita Terkait
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter
-
Karapan Marmot, Tradisi Unik Penyambut Musim Kemarau di Lumajang
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd