SuaraSumbar.id - Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), kini memiliki sejumlah desa yang aktif mengembangkan ayam dan itik. Daerah itu pun bersiap jadi kawasan sentra budidaya unggas.
Inisiatif ini tak hanya memenuhi kebutuhan protein keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Plt Sekretaris Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Pariaman, Marini Jamal mengatakan, Pariaman memiliki potensi besar dalam pengembangan unggas, terutama ayam.
"Pariaman merupakan daerah potensi pengembangan unggas, khususnya ayam, sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 472 Tahun 2018," kata Marini, Senin (11/11/2024).
Di banyak desa, penduduk Pariaman membudidayakan ayam di pekarangan rumah mereka, tidak hanya untuk konsumsi sendiri tetapi juga sebagai sumber ekonomi tambahan.
Sejumlah desa bahkan telah berkembang menjadi pusat budidaya unggas, menjadi contoh bagi warga sekitar yang ingin memulai usaha serupa. Desa tersebut antara lain; Desa Pakasai, Kelurahan Jati Hilir, Desa Tugkal Utara, Desa Ujuang Batuang, Desa Taluak, dan Desa Sikapak Barat.
Sementara itu, pusat budidaya itik berada di Desa Cubadak Air Utara, Desa Mangguang, dan Desa Cubadak Aie.
Menurut data statistik Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Pariaman, populasi ayam di wilayah tersebut pada tahun 2023 mencapai 68.212 ekor, meningkat dari tahun 2022 yang hanya 58.279 ekor.
Sedangkan populasi itik tercatat 9.179 ekor pada 2023, sedikit menurun dari tahun sebelumnya akibat bencana banjir yang menyebabkan kematian sejumlah unggas.
Sejumlah desa di Pariaman juga mengarahkan fokus pada upaya ketahanan pangan di tingkat lokal, terutama melalui budidaya ayam. Salah satunya adalah Desa Talago Sariak, yang kini aktif dalam kegiatan peternakan ayam untuk mendukung ketahanan pangan di wilayahnya.
Pemerintah Kota Pariaman pun telah merencanakan pemberian bantuan mesin tetas telur kepada desa-desa yang fokus pada ketahanan pangan melalui peternakan ayam. (antara)
Berita Terkait
-
Danantara Bangun Industri Unggas Rp20 T, Ganggu Bisnis Emiten Peternakan?
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
4 Klub Unggas Sudah Berjaya di Tahun 2025, tapi Masih Ada Satu Lagi yang Harus Dinantikan!
-
Populasi Sapi di Kota Pariaman Anjlok, Peternak Terhimpit Ekonomi?
-
Dorong Swasembada Pangan, Pertamina Fasilitasi Rumah Potong Unggas Raih Sertifikasi Halal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi