SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa sinergisitas pemerintah daerah dengan kepolisian di Sumbar terjalin dengan baik. Kondisi itu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Beberapa hal yang menonjol di Sumbar di antaranya dalam mengatasi kemacetan jalur Padang-Bukittinggi saat libur Lebaran sejak 2023, sinergisitas pemerintah daerah dan kepolisian bisa memberikan solusi," kata Mahyeldi usai menghadiri peringatan HUT ke-78 Bhayangkara di Padang, Senin (1/7/2024).
Mahyeldi mengatakan, dengan sinergisitas itu masyarakat yang biasanya bisa terjebak macet hingga delapan jam di jalur Padang-Bukittinggi ketika libur Lebaran bisa melewatinya dengan durasi waktu tiga jam saja.
"Hal ini tentu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara, termasuk wisatawan yang datang ke Sumbar pada momentum libur itu," ujarnya.
Menurut politikus PKS itu, sejak Desember 2023 bencana datang silih berganti melanda wilayah Sumbar. Hal itu menyebabkan arus lalu lintas pada beberapa titik menjadi terganggu.
Dengan sinergisitas pemerintah daerah dan kepolisian persoalan itu juga bisa diatasi dengan baik dengan pengaturan dan kebijakan pengalihan arus lalu lintas pada jalur alternatif.
"Kondisi aman dan nyaman juga bisa dirasakan saat pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang baru saja selesai digelar. Pesta demokrasi di Sumbar berjalan dengan kondusif tanpa kendala dan kejadian menonjol," katanya.
Ia berharap sinergisitas tersebut bisa terus terjalin dengan baik ke depan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Sumbar.
"Atas nama Pemprov Sumbar dan masyarakat Sumbar, kami mengucapkan selamat atas HUT Korp Bhayangkara ke-78. Semoga ke depan semakin solid," ujarnya.
Sementara itu Kapolda Sumbar Irjen Suharyono mengatakan HUT Bhayangkara 2024 mengusung tema "Polri Presisi mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas".
Ia mengatakan Polri bertekad untuk memberikan pelayanan optimal pada masyarakat. Lebih baik dari yang diharapkan oleh masyarakat sehingga ke depan polisi dan masyarakat akan semakin dekat.
Ia juga menyebut pentingnya sinergisitas antara kepolisian, pemerintah daerah dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) terutama dalam kondisi bencana di Sumbar. (Antara)
Berita Terkait
-
Puncak Musim Hujan Masih Berlangsung, Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Bencana Susulan
-
Profil dan Rekam Jejak Brigjen Gatot Tri Suryanta: Kapolda Sumbar Baru, Teman Satu Angkatan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
-
Berapa UMP Sumbar 2025? Kenaikannya Tak Sampai Rp 200 Ribu!
-
Sahroni Peringatkan Kapolda Sumbar: Jangan Main-main, Lurus-lurus Saja Tangani Kasus Polisi Tembak Polisi!
-
AKP Dadang Penembak Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Terancam Hukuman Mati, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia