SuaraSumbar.id - Kemacetan parah yang terjadi di jalur alternatif Padang - Bukit Tinggi serta jalur utama Padang - Solok pada Sabtu 15/7), memaksa Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalihkan rute suplai BBM dan LPG dari Terminal Bahan Bakar Minyak Teluk Kabung ke TBBM Sei Siak.
Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi BBM dan LPG ke daerah Agam dan Tanah Datar tidak terhambat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengaktifkan skema distribusi alternatif dan mengirimkan bantuan suplai sebanyak 14 metrik ton (MT) dengan total muatan 244 kiloliter (KL).
"Kami mengirimkan Bio Solar sebanyak 88 KL dan Pertalite 136 KL menuju Payakumbuh, Lima Puluh Kota," ungkap Satria, Senin (17/6/2024).
Kemacetan yang terjadi di wilayah Jalur Malalak dan Sitinjau Lauik telah menyebabkan beberapa truk pengangkut BBM dan LPG terjebak, sehingga menyebabkan keterlambatan penyaluran ke beberapa lembaga penyalur.
Pertamina bergerak cepat dengan mengalihkan rute suplai dan mengoordinasikan dengan pemerintah daerah serta kepolisian untuk mengatasi masalah lalu lintas.
"Pertamina sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Kepolisian Daerah untuk mendukung pengaturan arus lalu lintas, agar penyaluran BBM dan LPG dapat berjalan lancar menjelang perayaan Idul Adha," tambah Satria.
"Stok BBM dan LPG di Sumatera Barat dalam kondisi aman dan tersedia, bahkan stok LPG telah ditambah untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi selama Idul Adha."
Langkah strategis yang diambil Pertamina diharapkan dapat memastikan kelancaran distribusi energi ke masyarakat, khususnya dalam menyongsong hari raya Idul Adha yang membutuhkan peningkatan pasokan energi.
Baca Juga: Lumpuh Total! Macet Horor di Sitinjau Lauik, Pengendara Frustrasi Berjam-jam Terjebak
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Lumpuh Total! Macet Horor di Sitinjau Lauik, Pengendara Frustrasi Berjam-jam Terjebak
-
Jalan Padang-Solok Kembali Lancar, Sempat 3 Jam Putus Total Ulah Longsor Sitinjau Lauik
-
Truk Tangki Nyaris Tertimbun Longsor Sitinjau Lauik, Padang-Solok Putus Total
-
Alhamdulillah, Ini 3 Jalan di Sumbar yang Kembali Dibuka Usai Longsor
-
Jalur Sitinjau Lauik Padang-Solok Kembali Lancar, Sempat 8 Jam Putus Total
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air
-
Suka Minum Kopi? Ini yang Perlu Diperhatikan demi Kesehatan Ginjal
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar