SuaraSumbar.id - Masyarakat di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), menunjukkan antusiasme tinggi dalam melaksanakan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.
Hal ini dibuktikan dengan data sementara dari Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tanah Datar yang menunjukkan jumlah hewan kurban mencapai 4.285 ekor. Hewan kurban tersebut terdiri dari kambing, sapi, dan kerbau.
"Hingga Kamis 13 Juni 2024, jumlah hewan kurban telah mencapai 4.285 ekor. Diperkirakan jumlah ini terus bertambah mengingat masih ada waktu hingga hari pemotongan," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Tanah Datar, Roki Martarika, melansir Antara, Minggu (16/6/2024).
Roki mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah hewan kurban yang terdata mencapai 4.513 ekor, terdiri dari kambing, sapi, dan kerbau.
Diperkirakan jumlah hewan kurban tahun ini tidak akan jauh berbeda. Bahkan, terdapat laporan adanya perantau dan donatur yang ingin berkurban di lokasi terdampak bencana banjir bandang di beberapa nagari (desa).
"Ada laporan kepada kami bahwa ada juga sumbangan dari donatur dari alumni IPB dan perantau kita yang menyumbang sapi dan berkurban di lokasi terdampak bencana banjir bandang," ungkapnya.
Roki mengimbau masyarakat atau panitia kurban yang mencari hewan kurban agar memilih hewan yang memiliki tanda eartag.
Sapi yang memiliki eartag memiliki barcode yang dapat di-scan dengan smartphone untuk melihat riwayat kesehatan hewan tersebut dan memastikan terhindar dari penyakit PMK dan penyakit bentol pada kulit.
"Pilihlah sapi yang memiliki eartag, di situ ada tanda barcode nya bisa di scan dengan handphone. Di situ bisa dilihat riwayat dari ternak tersebut seperti data vaksinasi atupun pengobatan lainnya," katanya.
Berita Terkait
-
Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi