Scroll untuk membaca artikel
Riki Chandra
Senin, 13 Mei 2024 | 18:16 WIB
Refki Amelia, seorang korban selamat banjir lahar dingin di Kabupaten Agam. [Suara.com/Saptra S]

"Tidak lama kemudian, datang air besar itu. Air meluap. Saya tidak sempat keluar rumah. Rumah bertingkat, terkurung di lantai 2 selama sekitar 2 jam," pungkasnya.

Amelia mengaku sangat trauma dengan musibah bencana ini. Bahkan, ia dan keluarga merasa enggan untuk kembali ke rumah.

Bahkan telah berniat untuk mencari rumah baru untuk ngontrak. Namun ia masih berpikir untuk pemasukan keuangan keluarganya.

"Usaha hanya satu bengkel sepeda motor. Rencana rumah di lokasi bencana ini untuk usaha saja lagi. Rumah untuk dihuni rencana ngontrak saja," pungkasnya.

Kontributor: Saptra S

Load More