SuaraSumbar.id - Sejumlah partai politik di Sumatera Barat (Sumbar) mulai membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah untuk Pilkada serentak 2024. Dua di antaranya adalah Partai Demokrat dan PKB.
Untuk PKB Sumbar, pendaftaran tersebut telah dimulai sejak 20 April, sedangkan Demokrat Sumbar mulai hari ini, Senin (22/4/2024). Kesempatan ini diberikan kepada seluruh putra-putri terbaik Sumbar untuk menjadi kepala daerah.
Kedua partai ini secara tegas bahwa pendaftaran bakal kepala daerah tanpa ada mahar politik. Semuanya dilakukan secara selektif dan usai penyaringan dilakukan fit and proper test.
"Tanpa mahar. Pendaftaran telah dimulai dan kami ikut sesuai arah DPP. Kalau ada calon-calon yang ingin mendaftar sesuai tingkatan silakan daftar. Kalau di tingkat kabupaten atau kota bisa mendaftar ke kantor DPC, kalau Pilgub ke kantor DPW," ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPW) PKB Sumbar, Firdaus saat dihubungi SuaraSumbar.id, Senin (22/4/2024).
Khusus Pilgub Sumbar, kata Firdaus, PKB memiliki kriteria bagi calon pemimpin Sumbar mendatang. Salah satunya, tokoh tersebut betul-betul bisa memikirkan Sumbar secara global.
"Tidak memandang satu kelompok. Karena Sumbar butuh pembangunan yang ekstra, pembangunan yang luar biasa," tegasnya.
"Gubernur harus memikirkan Sumbar secara kolektif, secara keseluruhan bukan kelompok tertentu. Kami membuat kriteria seperti itu. Terserah dari tokoh politik, akademik atau lainnya," sambungnya.
Firdaus mengungkapkan, PKB saat ini masih mendiskusikan secara internal terkait nama-nama bakal calon gubernur yang nantinya akan diusung.
"Yang pasti pendaftaran untuk baal calon gubernur ini terbuka juga untuk kader partai lain. Sesuai aturan DPP. Seluruh masyarakat Sumbar yang ingin mendaftar kami buka secara umum," ungkapnya.
Namun, lanjut Firdaus, PKB akan mengutamakan tokoh dari kader partai. Sosok tokoh bakal calon gubernur ini masih dibicarakan secara internal melalui mekanisme musyawarah.
Begitupun, PKB sedang menjalin komunikasi antar partai dalam pengusung bakal calon gubernur. Mengingat PKB Sumbar hanya memiliki tiga kursi.
"Kami sedang pembicaraan berkoalisi dengan partai lain, dan itu sudah berjalan. Sejauh ini kami sedang melakukan penjajakan lintas partai. Hasilnya apa tentunya kesempatan nanti sama-sama menguntungkan masyarakat Sumbar," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bakomstra DPD Partai Demokrat Sumbar, Ari Prima menyebutkan, kriteria sosok kepala daerah yang dibutuhkan tentunya yang memiliki kapasitas dan kapabilitas.
"Kemudian memiliki semangat untuk membangun Sumbar. Secara administrasi ada kriteria-kriteria lainnya," kata dia.
Ari mengungkapkan, Demokrat Sumbar juga akan terus menjalin komunikasi lintas partai. Mengingat dalam pengusung kepala daerah, khususnya dalam Pilgub akan berkoalisi dengan partai lain.
Tag
Berita Terkait
-
Seperti Kabinetnya, Prabowo Ingin 'Ospek' Para Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024
-
Pesan Pemuda NTT Pasca Pilkada 2024: Jaga Persatuan, Dukung Kepala Daerah Terpilih
-
Bawaslu Tegaskan Formulir C6 Hanya Undangan untuk Memilih, Bukan Syarat Mutlak Bisa Ikut Mencoblos
-
Viral Pria Nyoblos di TPS Dikawal Kambing, Ditemani Hingga ke Bilik Suara
-
Agama Sherly Tjoanda: Cagub Maluku Utara Menang Pilkada 2024, Kakinya Patah Saat Kecelakaan Renggut Nyawa Benny Laos!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui