SuaraSumbar.id - Lantamal II Padang terus mendalami kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Iwan Sutrisman Telaumbanua yang melibatkan seorang oknum TNI AL.
"Kasus pembunuhan Iwan Sutrisman Telaumbanua diduga dilakukan oleh dua orang. Satu orang anggota TNI AL Sersan Dua Pom Adan Aryan Marsal, dan seorang warga sipil bernama Muhammad Alfin Andrian," kata Komandan Lantamal (Danlantamal) II Padang Laksamana Pertama TNI Syufenri, Selasa (2/4/2024).
Pada 28 Maret 2024, Danpom Lantamal II Padang menerima pelimpahan perkara dari Denpom Lanal Nias yang pada intinya terkait kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan Sersan Dua Pom Adan terhadap Iwan Sutrisman Telaumbanua.
Menyikapi hal tersebut, Lantamal II Padang melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kasus dugaan pembunuhan itu.
Dalam pengembangan kasus, jajaran Lantamal II Padang telah memanggil saksi atas nama Thariq Muhammad Haikal yang merupakan sepupu dari Sersan Dua Adan.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap Sersan Dua Adan Aryan Marsal, pelaku mengakui telah membunuh Iwan Sutrisman Telaumbanua bersama Muhammad Alfin Andrian.
Pembunuhan itu terjadi pada 24 Desember 2022 di Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar).
Sebelumnya, Komandan Lanal Nias Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah mengatakan pada 25 Maret 2024 menerima laporan secara lisan dari masyarakat atas nama LT (48) warga Desa Lahusa Idanotae, Kecamatan Idanotae, Kabupaten Nias Selatan ke Posal Gunung Sitoli tentang kehilangan anggota keluarga.
Kemudian 26 Maret 2024, LT (48) orang tua dari Iwan Sutrisman Telaumbanua melapor ke TNI AL Lanal Nias bahwa anaknya hilang sejak 22 Desember 2022. Dalam laporan itu disebutkan Iwan berangkat ke Padang pada 16 Desember 2022 bersama dengan Serda Adan yang berdinas di Denpom Lanal Nias. (Antara)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
12 Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Ada Balita 2 Tahun
-
Lonjakan Ekspor CPO Sumbar di Tengah Konflik Timur Tengah: India dan Pakistan Jadi Pasar Utama
-
Tips Cegah Anak Laki-Laki Menjadi Pelaku Pelecehan Seksual Verbal
-
Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati
-
Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1,6 Km, Status Masih Waspada