Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Rabu, 10 Januari 2024 | 19:50 WIB
Ilustrasi doa (freepik)

Ari-ari kemudian dibawa ke lokasi penguburan, ditimbun dengan tanah, dan di atasnya dapat dipasang pagar bambu atau ditutup dengan keranjang atau genting.

Tradisi ini juga melibatkan ritual pemberian penerangan pada ari-ari setelah 35 hari, yang dimaksudkan agar bayi selalu mendapat penerangan dalam perjalanan kehidupannya.

Ritual mengubur ari-ari bayi ini bukan hanya simbolis, tetapi juga menjadi bagian penting dari tradisi dan budaya setempat, serta merefleksikan kepercayaan dan nilai-nilai spiritual yang dipegang oleh masyarakat.

Kontributor : Rizky Islam

Baca Juga: Lengkap! Doa Weton Ketika Kita Ulang Tahun

Load More