
SuaraSumbar.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang melakukan uji emisi kendaraan untuk mengurangi polusi udara di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Uji emisi ini ditargetkan menyasar 1.000 kendaraan.
Uji emisi ini berlangsung di Pelataran Parkir Makam Pahlawan Kusuma Negara Lolong Padang, selama dua hari, Rabu dan Kamis (1-2/11/2023).
Kepala Bidang Penataan dan Penegakan Hukum Lingkungan DLH Kota Padang, Aulia Putri mengatakan, uji emisi dilakukan untuk mengetahui berapa kendaraan yang melewati ambang batas.
"Jadi kami pelaksanaan uji emisi ini dilakukan selama dua hari dengan target 1.000 kendaraan. Dari 1.000 kendaraan itu nanti kami akan presentasikan berapa yang telah lulus (uji emisi)," kata Aulia, Rabu (1/11/2023).
Baca Juga: Tekan Polusi Udara, Dishub Kota Jogja Lakukan Uji Emisi Mobil Pribadi
Aulia menjelaskan, uji emisi merupakan program rutin DLH Kota Padang. Hal ini untuk mendukung program langit biru di Kota Padang.
"Menunjang bagaimana pengelolaan udara itu terlaksana. Karena kendaraan ini adalah merupakan sumber pencemar yang bergerak," jelasnya.
"Nah, yang ketiga, saat ini situasi udara kita memang dalam kondisi yang kurang baik karena kabut asap. Kita lihat dari ISPU, itu kita (Kota Padang) dalam kategori sedang," sambung Aulia.
Padahal, kata dia, Kota Padang korban kabut asap kiriman provinsi tetangga. Jangan sampai kendaraan menambah pencemaran udara di Kota Padang.
"Jangan sampai kendaraan-kendaraan di Kota Padang ikut memperberat atau menambah pencemaran udara di Kota Padang," ungkapnya.
Baca Juga: Wahana Layani Uji Emisi Kendaraan Bermotor, Dukung Kebijakan Pemeriksaan Gas Buang di Jalan Raya
Adapun sasaran uji emisi ini yakni kendaraan roda empat hingga enam yang berbahan BBM solar. Bagi lulus uji emisi, akan ditempelkan stiker di kendaraannya.
Aulia mengakui saat ini pihaknya belum melakukan sanksi tilang bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi. Proses masih tahap pembinaan.
"Saat ini kami belum menerapkan sanksi, seperti di DKI Jakarta melakukan uji emisi (jika tidak lulus) langsung dikenakan sanksi tilang dari kepolisian. Kita belum (menerapkan sanksi)," pungkasnya.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Pemprov Masih Kaji soal Wacana Perpanjang STNK di Jakarta Mesti Wajib Uji Emisi
-
Langit Jakarta Biru, Angka Emisi Kendaraan Rendah Penyebabnya?
-
Jakarta Punya LEZ, London Gunakan ULEZ
-
Sesap Teh Bunga Telang, Bicarakan Emisi Kendaraan
-
Patokan Deklarasi Paris Agreement, di COP 28 Dubai Tiongkok Serukan Dukungan Pengurangan Emisi Kendaraan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini
-
4 Tips Aman Berkendara Saat Arus Balik Lebaran 2025 dari Polda Sumbar
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran