SuaraSumbar.id - Satlantas Polres Bukittinggi, Sumatera Barat, memberikan 216 surat teguran kepada pelanggar lalu lintas selama sepekan Operasi Zebra 2022.
Kasatlantas Polres Bukittinggi AKP Ghanda Novidiningrat mengatakan, pelanggaran masih didominasi oleh pelanggaran kasat mata dari pengguna kendaraan yang menggunakan jalan raya.
"Kami telah memberikan 216 teguran kepada pengendara, pelanggaran masih didominasi oleh pengendara yang tidak menggunakan helm, knalpot bising, berboncengan lebih dari satu orang, dan pengemudi yang tidak menggunakan safety belt," katanya.
Dirinya meminta kedisiplinan pengguna jalan raya untuk keselamatan bersama, karena selama Operasi Zebra Singgalang di wilayah hukum Polres Bukittinggi juga terjadi beberapa kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.
Dalam sepekan pihaknya mencatat tujuh peristiwa kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di berbagai lokasi kejadian.
"Kecelakaan beruntun, Jumat (7/10) malam lalu, yang melibatkan satu truk, tiga mobil dan satu sepeda motor beserta dua rumah warga menjadi yang terparah dengan kerugian materil mencapai Rp 230 juta lebih," kata dia.
Total tujuh peristiwa itu menyebabkan korban meninggal dunia satu orang, luka berat satu orang, luka ringan 28 orang, dan total kerugian materil sebanyak Rp 247 juta.
Sejak Operasi Zebra dimulai pada 3 Oktober 2022, tercatat laka lantas tunggal mulai terjadi di Ngarai Sianok pada, Rabu (5/10).
Saat itu mobil angkot berwarna merah yang membawa mahasiswa Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi (IKES-PNB) menyebabkan korban meninggal dunia satu orang, luka berat satu orang, dan luka ringan 13 orang dengan kerugian materil dilaporkan sebesar Rp 10 juta.
Pada hari yang sama, peritiwa lakalantas juga terjadi di Parikputuih, Jalan Raya Bukittinggi - Payakumbuh yang melibatkan dua unit sepeda motor, akibat peristiwa itu, satu orang dilaporkan mengalami ruka ringan dan kerugian materil.
Sementara itu pada Jumat (7/10), selain laka beruntun di Jalan Raya Padang Luar, juga terjadi lakalantas di Jalan Perwira Belakangbalok antara mobil penumpang dan sepeda motor yang berakibat luka ringan satu orang.
Keesokan harinya, Sabtu (8/10), kejadian lakalantas dilaporkan di Jalan Soekarno-Hatta antara sepeda motor dan mobil penumpang, akibatnya, satu orang mengalami luka ringan dan kerugian materil.
Lakalantas juga terjadi pada Senin (10/10), di Jorong Padangkunyik antara sepeda motor dengan mobil penumpang yang berakibat luka ringan satu orang.
"Teranyar pada Selasa (11/10) kemarin, lakalantas kembali dilaporkan terjadi di Jalan Padang Luar-Maninjau, persisnya di Nagari Balingka, uaitu antara mobil pikap dengan sepeda motor, akibatnya satu orang mengalami luka ringan dan kerugian materil sebesar Rp 5 juta," katanya.
Berita Terkait
-
Diwarnai Kejar-kejaran, 5 PMKS Terjaring Razia Satpol PP di Kalideres
-
Razia Pelajar di luar Sekolah Saat Jam Pelajaran, Polisi Temukan Siswa SMP di Gunungkidul Bawa Kondom
-
Ternyata Foto Suga BTS Bisa Jadi Penyelamat Saat Terkena Razia Lalu Lintas
-
Diduga Hindari Razia Lalu Lintas, Bocah Ini Pura-pura Kesurupan Hantu
-
14 Pelanggaran Razia Operasi Zebra 2022, Pengendara Bandel Disanksi Jutaan!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan