SuaraSumbar.id - Kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) membuat pengeluaran semakin bertambah. Bagi Anda pengguna mobil harus bersikap hemat agar tak boros pengeluaran.
Tips mengirit konsumsi BBM pada mobil bisa dilakukan dengan beberapa kiat berikut:
1. Servis berkala sesuai anjuran
Servis berkala secara teratur mampu menjaga performa mesin agar selalu optimal. Teknisi Auto2000 akan memeriksa komponen mobil termasuk mengganti oli, dan memastikan semua komponen bekerja dengan baik.
Baca Juga: Hasil Liga 2: Bungkam Deltras 1-0, Persipura Puncaki Klasemen Grup Timur
2. Perhatikan tekanan udara ban
Tekanan udara ban yang kurang membuat mobil butuh tambahan tenaga untuk melaju. Periksa tekanan udara ban mobil sesuai rekomendasi pabrikan minimal sebulan sekali. Jangan mengisi udara ban melebihi ketentuan karena dapat membuat mobil tidak nyaman dan mengurangi grip ban di jalan.
3. Manfaatkan peta digital
Aplikasi peta digital semakin bisa diandalkan untuk mencari rute yang paling cepat sehingga tidak memakan waktu perjalanan. Kompensasinya adalah konsumsi bahan bakar lebih irit.
4. Manajemen waktu perjalanan
Baca Juga: FTS 2022: Dari Rafea Siti Hingga Sardundun
Pelajari jam sibuk di rute yang biasa ditempuh dan disesuaikan dengan aktivitas rutin. Keputusan mengatur waktu perjalanan juga membuat Anda tidak terburu-buru sehingga sanggup berkendara dengan rileks dan wajar.
5. Atur muatan mobil
AutoFamily tidak bisa membawa penumpang dan barang melampaui batas daya angkut mobil. Beban berlebih akan membuat mesin membutuhkan tenaga besar untuk bekerja. Komponen lain juga bekerja keras sehingga mereduksi usia pakainya.
6. Maksimalkan fitur kendaraan
Seperti fitur ECO Mode di beberapa model seperti Kijang Innova yang akan membantu mengirit konsumsi bensin. Kemudian ada juga ECO Indicator di panel instrumen memberitahukan cara mengemudi sudah tepat dan efisien. Transmisi otomatis modern juga memiliki manajemen ECU yang sangat optimal dalam menjaga konsumsi BBM.
7. Isi bensin sesuai rekomendasi pabrikan
Mengisi BBM sesuai rekomendasi pabrikan menjaga kesempurnaan proses pembakaran mesin. Jika tidak, sangat mudah terjadi gejala ngelitik sehingga performa mesin turun. [Antara]
Berita Terkait
-
Penurunan Harga BBM: Strategi Pertamina atau Sekadar Pengalihan Isu?
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
-
Daftar Komponen Mobil yang Tak Kalah Penting untuk Dipersiapkan saat Hadapai Arus Balik Lebaran
-
HP Android Terasa Lambat? Coba 3 Tips untuk Meningkatkan Performa Ini
-
Jago Nanjak dengan Mobil FWD? Ini Rahasianya
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran
-
Harunya Lebaran 2025 di Balik Jeruji: Narapidana Lapas Padang Melepas Rindu dengan Keluarga
-
Lebaran Aman dengan BRI: Hindari Penipuan dan Kejahatan Siber
-
BRI Berkontribusi dalam Konservasi Laut Gili Matra Melalui Program Menanam Grow & Green