SuaraSumbar.id - Pemkot Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menggandeng nelayan dan warga yang tinggal di aliran sungai.
Hal ini dilakukan untuk menjaga laut dari pencemaran baik sampah rumah tangga maupun lainnya.
Kadis Kelautan, Perikanan dan Pangan Kota Padang, Guswardi mengatakan, saat ini pencemaran di laut Kota Padang sudah terjadi. Ini dibuktikan tidak ada lagi ikan yang hidup di pinggir laut.
"Dulu ikan banyak hidup di kawasan pinggir ini dan secara perlahan mereka pindah ke kawasan lebih ke tengah. Hal ini karena sampah dan air laut yang tercemar," katanya melansir Antara, Kamis (25/8/2022).
Pihaknya terus melakukan edukasi kepada nelayan untuk menjaga laut dari sampah.
"Kita akan memilih bulan yang memang keberadaan ikan sangat jarang dan kita minta nelayan memungut sampah yang ada di laut lalu dijual kepada pengepul," katanya.
Ia mengaku sampah yang dikumpulkan nelayan akan dibeli dengan harga jual ikan di pasaran dan ini tentu dapat berdampak pada kebersihan laut dari sampah.
"Laut menjadi bersih dan nelayan juga terbantu secara ekonomi," katanya.
Baca Juga: Bantah Hina Islam, Eks Pengacara Bharada E: Angel Lelga Provokator SARA!
Berita Terkait
-
Ancaman Gelombang Laut Tinggi di Perairan Maluku Capai 4 Meter, BMKG Beri Imbauan Ini
-
Pecinta Laut Berduka, Dugong Dinyatakan Punah
-
Aparat Pangkalan Angkatan Laut Semarang Gagalkan Penyelundupan Puluhan Burung Dilindungi
-
Hilang Tiga Hari saat Pergi Berkebun, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Pinggir Laut
-
Ditanya Resep Awet Muda, Titiek Puspa: Direndam di Laut Subuh sampai Tengah Malam
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kondisi Nenek Saudah Penolak Tambang di Pasaman yang Dianiaya, Masih Dirawat di RS
-
Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas, Menag Era Jokowi Resmi Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Perempuan Bandar Sabu di Padang Diringkus Polisi, Sedia Paket Hemat Rp 50 Ribu!
-
Rekam Jejak Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama Era Jokowi Tersangka Kasus Kuota Haji
-
Kak Seto Usul Penampungan Anak Yatim Piatu Korban Banjir Bandang di Sumbar, Termasuk Aceh dan Sumut