SuaraSumbar.id - BBPOM Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengingatkan masyarakat agar berhati-hati membeli produk pangan, obat-obatan, ataupun kosmetik secara online
"Kami tetap mengingatkan kepada masyarakat Sumbar agar tetap berhati-hati ketika membeli produk pangan, obat-obatan, atau kosmetik secara online, jangan sampai mengonsumsi produk yang tidak aman," kata BBPOM Padang Abdul Rahim, melansir Antara, Rabu (24/8/2022).
Pihaknya memberikan tips kepada masyarakat sebagai konsumen untuk memeriksa keamanan produk lewat slogan Cek KLIK yakni cek Kemasan, cek Label, cek Izin edar dan cek Kedaluwarsa.
"Masyarakat sebagai konsumen juga dapat menggunakan aplikasi BPOM mobile atau laman (website) untuk memastikan legalitas produk obat dan makanan," katanya.
Pihaknya meminta masyarakat agar tidak mengonsumsi produk yang tidak jelas standar keamanan dan mutunya, serta tidak memiliki izin edar.
Abdul Rahim juga menegaskan bahwa pihak BBPOM Padang terus melaksanakan pengawasan rutin terhadap sarana produksi serta distribusi.
"Kami turun setiap minggu dengan mendatangi sarana produksi serta distribusi untuk melakukan pengawasan obat-obatan, pangan, serta kosmetik," katanya.
Terhadap produk yang memiliki izin edar, katanya, dilakukan pengambilan sampel untuk diperiksa oleh petugas BBPOM Padang.
Para pelaku usaha diingatkan agar tidak melakukan praktik-praktik curang dalam kegiatan usaha seperti menggunakan bahan berbahaya dan terlarang demi meraup keuntungan.
Baca Juga: 6 Fakta Oknum Anggota DPRD Palembang Diduga Aniaya Wanita di SPBU, Hotman Paris Turun Tangan
Terhadap para pelanggar akan dikenakan sanksi mulai dari administrasi, pencabutan izin, hingga hukuman pidana.
Berita Terkait
-
Demi Kepentingan Masyarakat, Pelabelan BPA oleh BPOM Mendesak Diberlakukan
-
Obat Oral COVID-19 Pfizer untuk Penggunaan Darurat Dapat Izin BPOM
-
Kurangi Angka Stunting, BPOM Dukung Pengembangan Minyak Makan Merah
-
BPOM Diminta Tak Hanya Labeli Satu Kemasan Plastik Saja, Kenapa?
-
Pelabelan pada Galon BPA oleh BPOM Mendapat Dukungan Luas
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP