SuaraSumbar.id - Penelitian yang dilakukan oleh Universitas California atau UCLA beberapa tahun lalu, mengungkapkan bahwa jatuh cinta dapat mengubah tubuh perempuan.
Pasalnya, perempuan yang tengah jatuh cinta akan memproduksi jenis protein tertentu, yang disebut dengan interferon.
Interferon sendiri merupakan protein alami tubuh yang jadi bagian sistem imun untuk melawan infeksi bakteri, virus, dan penyebab penyakit lainnya.
"Cinta romantis yang baru tidak hanya dapat melakukan perubahan psikologis tetapi juga perubahan fisiologis," tulis penelitian UCLA yang ditulis The Sunday Times, beberapa waktu lalu, dikutip dari Suara.com, Kamis (21/7/2022).
Peneliti kemudian mengambil sampel dari 47 orang perempuan dewasa muda yang sedah jatuh cinta. Mereka kemudian menemukan fakta bahwa tubuh perempuan yang jatuh cinta memproduksi protein interferon.
Ketika nyala api asmara perlahan mulai padam, tingkat interferon tubuh ternyata ikut berkurang. Sayangnya penelitian ini baru meneliti perempuan.
Tim berniat melakukan penelitian sama pada laki-laki di lain waktu dan mencari tahu apa penyebabnya secara mendalam.
Saat jatuh cinta, detak jantung juga cenderung akan meningkat, sehingga aliran darah ke seluruh tubuh juga akan lebih lancar.
Ini juga yang menjadi salah satu alasan terbesar mengapa jatuh cinta bisa menimbulkan dampak positif bagi kesehatan.
Baca Juga: Jatuh Cinta Ternyata Bikin Tubuh Perempuan Berubah, Yuk Kenali Manfaatnya Lebih Lanjut!
Lebih lanjut, berikut manfaat jatuh cinta seperti yang dikutip Suara.com dari Hello Sehat.
1. Menurunkan Kadar Stres
Jatuh cinta dapat membuat stres yang dirasakan bisa berkurang. Hal ini terjadi karena interaksi positif, rasa aman, dan dukungan yang didapatkan dari pasangan.
Hal tersebut dapat memicu tubuh memproduksi hormon oksitosin, dan hormon dopamin, dua hormon yang bermanfaat untuk menurunkan kadar stres dalam tubuh.
2. Membantu Melawan dan Mencegah Penyakit
Dari sebuah studi yang meneliti pasien dengan penyakit serius, seperti kanker, diketahui pasien bisa memiliki peluang kesembuhan yang lebih tinggi karena hubungan yang harmonis dengan keluarga dan pasangannya.
Jatuh cinta juga bisa menjauhkan dari penyakit. Ketika menjalin hubungan, akan ada kepedulian kesehatan satu sama lain, sehingga dapat saling memberi motivasi dalam menjaga kesehatan.
3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Berbagai emosi positif yang ada dalam tubuh saat hatuh cinta bermanfaat untuk menetralkan emosi negatif, yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memengaruhi kesehatan jantung.
Berita Terkait
-
4 Hal yang Menyebabkan Kamu Gampang Jatuh Cinta pada Rekan Kerja
-
9 Trik Membuat Pria Jatuh Cinta Padamu, Terapkan Segera!
-
Penting! Yuk, Simak 3 Bahaya Mencintai Orang secara Berlebihan
-
4 Ciri-Ciri Orang yang sedang Jatuh Cinta, Kamu Harus Tahu
-
5 Zodiak Ini Ternyata Sangat Sulit Jatuh Cinta, Adakah Anda di Antaranya?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Kenapa Baru Saja Makan Tapi Cepat Lapar Lagi? Bisa Jadi Tanda Kesehatan Bermasalah
-
5 Warung Kopi Legendaris di Padang, Surga Pecinta Kopi Tradisional yang Wajib Dicoba
-
Bertentangan dengan Norma Agama dan Nilai Sosial, 252 Miras di Pesisir Selatan Dimusnahkan
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?