SuaraSumbar.id - Media Vietnam, Bongda24h memprediksi Timnas Indonesia kesulitan dan bahkan kalah dari Kuwait dalam matchday pembuka grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Rabu (8/6/2022).
“Kuwait adalah tim bagus di Asia Barat, di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022, Kuwait berada di urutan kedua (Grup B) di bawah Australia,” tulis Bongda24h, dikutip dari Suara.com.
“Sebelumnya, Kuwait secara rutin mengikuti kejuaraan sepakbola Asia dengan rekor terbaik menjadi juara pada 1980."
Menurut media tersebut, level timnas Indonesia belum sampai ke kancah Asia. Mentalitas tim asuhan Shin Tae-yong disebut langsung hancur jika Kuwait mampu mencetak gol lebih dulu.
“Secara umum, masih banyak keraguan tentang kekuatan Indonesia dan kelas Indonesia saat memasuki area bermain kontinental yang besar," tulis Bongda24h.
"Selain Kuwait memiliki keunggulan sebagai tuan rumah, dikhawatirkan Indonesia kesulitan meraih tiga poin di laga pembuka. Apalagi jika mereka kemasukan satu gol, itu sudah relatif berpengaruh."
Timnas Indonesia vs Kuwait akan berlangsung di Stadion Jaber Al Ahmad. Ini akan jadi ujian pertama skuad Garuda dalam misi lolos ke putaran final Piala Asia 2022.
Di Kualifikasi Piala Asia 2022, Indonesia tergabung di Grup A. Selain Kuwait, pasukan Shin Tae-yong akan menghadapi Yordania dan Nepal.
Perjalanan timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final dijamin berat. Pasalnya, cuma Nepal yang punya ranking FIFA di bawah Indonesia.
Baca Juga: Dikritik Terlalu Tua, Pemain Kuwait Siap Buktikan Diri Lawan Timnas Indonesia
Tiket putaran final Piala Asia 2023 hanya tinggal tersisa 11 lagi. Hanya pemuncak klasemen dari enam grup plus lima runner-up terbaiklah yang berhak menggenggam tiket lolos tersebut.
Terlepas dari lawan-lawan tangguh yang akan dihadapi, performa timnas Indonesia jelang Kualifikasi Piala Asia 2023 juga tidak meyakinkan.
Dalam uji coba terakhir menghadapi Bangladesh di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, timnas Indonesia harus puas bermain imbang tanpa gol.
Di sisi lain, Kuwait mendapat hasil kontras dari Indonesia. Mereka berhasil menang 2-0 atas Singapura dalam laga uji coba terakhirnya. Tentu, tim tuan rumah memiliki kepercayaan diri yang lebih besar.
Pertandingan ini diprediksi bakal menjadi ujian berat bagi Indonesia. Salah satunya adalah fakta bahwa skuad Merah Putih kerap kesulitan ketika menghadapi tim-tim dari Timur Tengah.
Selain itu, Indonesia juga tidak diperkuat dua pilar penting yakni Evan Dimas Darmono dan Egy Maulana Vikri yang dicoret karena masih dalam proses penyembuhan cedera.
Berita Terkait
-
Ambisi Timnas Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2023: Raih 7 Poin
-
Timnas Indonesia Terkendala Cuaca Kuwait yang Panas Banget, Suhunya Mencapai 47 Derajat Celcius
-
Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia Ditekuk Kuwait, Dianggap Belum Pantas Main di Asia
-
Enam Kali Bertemu Kuwait, Timnas Indonesia Berpeluang Menang di Kualifikasi Piala Asia 2023
-
Kerap Kesulitan saat Hadapi Tim dari Timur Tengah, Ini Prediksi Timnas Indonesia Vs Kuwait di Kualifikasi Piala Asia
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan