SuaraSumbar.id - Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, tak mau bicara tentang dirinya akan maju menjadi calon presiden (Capres) di Pilpres 2024 mendatang.
Saat ini, Gatot mengaku ingin fokus menyelamatkan Indonesia terlebih dahulu. Terutama menyoal soal wacana Presiden 3 periode.
"Sekarang masih terlalu dini bicara seperti itu (nyapres). Kita bicara nyelamatin Indonesia dulu, nanti kita lihat," kata Gatot usai memimpin para pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menemui Wakil Ketua MPR RI fraksi PKS Hidayat Nur Wahid, dikutip dari Suara.com, Selasa (31/5/2022).
Sementara itu, ketika ditanya soal pertemuan KAMI dengan MPR RI itu membahas terkait persoalan politik khususnya Pilpres 2024 atau tidak, Gatot menjawab diplomatis.
"Masalah pilpres yang dibicarakan adalah jangan sampai 3 periode itu terjadi," tuturnya.
Di sisi lain, Gatot menyampaikan, kunjungan KAMI temui MPR RI membahas segala macam persoalan bangsa. Dari mulai soal ideologi hingga soal masalah politik.
"(Pembahasan) Dari berbagai kehidupan baik idelogi, politik, ekonomi, macam-macam," tandasnya.
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Dinilai PKS Layak Jadi Capres 2024, Ernest Prakasa Sebut Belum Saatnya: Gubernur Jabar Dulu
-
Soal Pilpres 2024, Amien Rais Beberkan Calon Idamannya: Pemimpin Terlalu ke Arah Barat Jangan Dipilih!
-
Singgung Negara Barat hingga Tirai Bambu, Amien Rais: Carilah Pemimpin yang Jaga Kedaulatan Indonesia
-
Hadir di Milad PKS ke 20, Sandiaga Uno Ikuti Pesan Jokowi "Ojo Kesusu"
-
Ketua KPK Firli Bahuri Tegaskan Spanduk Dukungan Pilpres 2024: Saya Tidak Memahami Bagaimana Bisa Muncul
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia