SuaraSumbar.id - Polisi mendirikan pos pemantau untuk mencegah adanya tindakan pungutan liar (pungli) dan premanisme di Pantai Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Hal tersebut dikatakan oleh Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, melansir Antara, Selasa (3/5/2022).
"Jika ada masyarakat yang mengalami aksi premanisme atau pungli, silahkan melapor ke pos pemantau yang telah kami dirikan," katanya.
Laporan itu akan direspons serta ditindak lanjuti oleh petugas yang berjaga di pos pemantau. Ada beberapa tim gabungan yang ditempatkan di pos pemantau mulai dari personel berseragam, tim Operasional Satuan Reserse Kriminal (berpakaian sipil), hingga personel dari Satbrimob Polda Sumbar.
Personel dari Brimob yang ditempatkan di sana sebanyak enam orang, sementara itu ada juga personel dari Satpol-PP sebanyak enam orang.
"Personel Satpol PP itu ditempatkan di sana khusus untuk merespon tindakan yang berkaitan dengan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang," jelasnya.
Ia mengimbau para wisatawan agar tidak cemas untuk datang ke Pantai Padang karena pihaknya telah menyiapkan pengamanan.
"Kita juga meminta wisatawan agar tidak takut melapor ketika menjadi korban dari aksi premanisme, pungutan liar, atau tindakan pidana lainnya," tukasnya.
Baca Juga: Bagaikan Kisah Uwais, Seorang Anak Gendong Ibunya di Tengah Hujan
Tag
Berita Terkait
-
Antisipasi Pungli dan Premanisme Selama Libur Lebaran 2022 di Kota Padang, Polisi Sebar Nomor Hotline Pengaduan
-
Hore, Polisi di Medan yang Tindak Premanisme dan Begal Akan Dapat Bonus
-
Bobby Nasution dengan Tegas Minta Polisi Berantas Premanisme Sebelum Lebaran
-
Tim Resmob Ungkap Kasus Pemerasan dan 'Dor' Anggota Polres Wonogiri, Kapolresta Solo: Praktik Premanisme Kami Sikat!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat