SuaraSumbar.id - Gelandang Marco Verratti sangat kecewa timnnya, Italia kalah dalam semifinal play-off Piala Dunia 2022 melawan Makedonia Utara. Kekalahan tersebut mengubur mimpi Timnas Italia untuk berlaga di Piala Dunia 2022.
"Ini mimpi buruk, padahal kami diperkuat pemain-pemain yang siap memenangkan turnamen ini," kata Verratti, Jumat (25/3/2022).
Nasib Azzurri berubah 180 derajat dari tim yang menjuarai EURO 2020 musim panas lalu menjadi tim yang bahkan tak berhasil maju ke final playoff setelah ditumbangkan Makedonia Utara 0-1.
“Sulit dipahami. Saya kira kami mendominasi pertandingan ini dan kami seharusnya menang. Kami semestinya menang,” kata Verratti.
“Kami semestinya mencetak gol lebih awal dan menutupnya, karena kami yang unggul. Sungguh sulit untuk dijelaskan. Sungguh mimpi buruk," sambung dia.
Dengan demikian Verratti sudah dua kali mengalami bencana setelah klubnya Paris Saint-Germain juga tersingkir dari Liga Champions karena ditekuk Real Madrid.
Dia juga menjadi bagian dari skuad yang tak berhasil lolos ke Piala Dunia 2018 yang pertama kali terjadi sejak 1958.
"Kami memiliki pemain yang siap menjuarai turnamen itu. Kami kini harus bertanya kepada diri sendiri. Memang ada nasib buruk, tapi Anda juga mesti menciptakan keberuntungan Anda sendiri," pungkas Verratti. (Antara)
Baca Juga: Roberto Mancini dan Roller Coaster Bernama Timnas Italia
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz