SuaraSumbar.id - Ketua GP Ansor Sumbar Rahmat Tuangku Sulaiman buka suara soal adanya yang menolak kehadiran Gerakan Pemuda Ansor di Sumatera Barat (Sumbar).
Ia mengatakan, masyarakat yang menolak merupakan kelompok yang tidak senang dengan organisasi pemuda Nahdlatul Ulama (NU).
"Tidak ada alasan menolak kita, kita adalah organisasi yang mempunyai legalitas hukum dari NU," katanya melansir covesia.om--jaringan suara.com, Sabtu (5/3/2022).
Ia mengatakan, GP Ansor adalah organisasi muda NU yang mengamalkan ajaran kebaikan dan menyebarkan Islam sesuai ajaran islam.
"Mereka yang menolak kita itu seharusnya dipertanyakan," ujarnya.
Dirinya mengaku, tuduhan yang mengatakan GP Ansor atau Banser di Ranah Minang tidak sesuai dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah adalah hal yang salah.
"Justru organisasi kami sesuai dengan falsafah itu. Saya saja orang Minang, tidak ada ajaran kami yang melenceng," ungkapnya.
Ia menjelaskan, ajaran di GP Ansor juga menjaga tradisi lama yang baik dan mengadopsi tradisi baru yang lebih baik.
"Kita adalah orang beradat yang menjaga adat dan tradisi. Kami juga alumni tamatan pesantren," katanya.
Baca Juga: Prediksi Persib Bandung vs Persiraja Banda Aceh di BRI Liga 1 Malam Ini
Rahmat menjelaskan, kehadiran GP Ansor adalah organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Anak-anak muda yang ingin gabung jangan takut, kita adalah organisasi komitmen keislaman dan kebangsaan yang jelas," ajak dia.
Diketahui, Aliansi Umat Islam Minangkabau menggelar aksi turun ke jalan mengecam Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Jumat (4/3/2022).
Tak hanya itu, dalam selebaran yang beredar Aliansi Umat Islam Minangkabau tersebut juga menolak keberadaan Gerakan Pemuda Ansor di Sumatra Barat.
Berita Terkait
-
Cara Menentukan Lebaran Idul Fitri Versi NU, Muhammadiyah, dan Pemerintah
-
Tekankan Masyarakat Sipil Berjasa Dalam Membangun Negara, Ulama NU: Tapi Sering Dimusuhi Pemerintah
-
PT KAI Datangkan 12 Unit Kereta Baru untuk Perkuat KA Pariaman Ekspres
-
Kulineran di Pariaman? Ini 4 Kuliner Andalan yang Harus Dicicipi!
-
Mengapa Muhammadiyah dan NU Bisa Berbeda dalam Menentukan Idul Fitri?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini
-
4 Tips Aman Berkendara Saat Arus Balik Lebaran 2025 dari Polda Sumbar
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran