SuaraSumbar.id - Malaysia menangkap mantan Komisaris Tinggi Bangladesh untuk Malaysia, M. Khairuzzaman. Penangkapan tersebut dibenarkan Kementerian Dalam Negeri Malaysia, Kamis (10/2/2022).
"Penangkapan sudah dilakukan sesuai prosedur," kata Menteri Dalam Negeri Malaysia, Hamzah Zainudin.
Hamzah mengatakan, dasar penangkapan tersebut karena pelanggaran yang dilakukannya dan permintaan dari negara asalnya.
Menurut laporan, pihak berwenang Malaysia telah menangkap mantan komisaris tinggi yang dikatakan telah tinggal di Kuala Lumpur selama lebih dari satu dekade.
Khairuzzaman, seorang pensiunan mayor angkatan darat, dituduh berpartisipasi dalam kasus Pembunuhan Penjara 1975 dan kemudian dibebaskan sebelum diangkat sebagai Komisaris Tinggi Bangladesh untuk Malaysia pada 2007 selama pemerintahan sementara.
Setelah pemerintah yang dipimpin Liga Awami berkuasa pada 2009, ia dipanggil kembali ke Dhaka.
Khairuzzaman telah memperoleh kartu pengungsi PBB di Kuala Lumpur dan terus tinggal di ibu kota Malaysia itu. (Antara)
Berita Terkait
-
Diterpa Isu Tak Sedap, FAM Tegaskan Sudah Hentikan Proyek Naturalisasi
-
Jelang Piala AFF U-23 2022, Brad Maloney Umumkan Satu Pemain Malaysia Positif Covid-19
-
Segrup Timnas Indonesia di Piala AFF U-23, Gelandang Malaysia: Tak Takut, Kami Selevel!
-
Kelebihan Sirkuit Mandalika MotoGP 2022, Lebih Bagus dari Sirkuit Sepang Malaysia?
-
Berhasrat Lolos, Malaysia Ngotot Minta Jadi Tuan Rumah Kualifikasi Piala Asia 2023
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
12 Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Ada Balita 2 Tahun
-
Lonjakan Ekspor CPO Sumbar di Tengah Konflik Timur Tengah: India dan Pakistan Jadi Pasar Utama
-
Tips Cegah Anak Laki-Laki Menjadi Pelaku Pelecehan Seksual Verbal
-
Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati
-
Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1,6 Km, Status Masih Waspada